
| Foto : Sebanyak 49 mahasiswa Program Pendidikan Profesi Ners Angkatan XXIV Universitas Negeri Gorontalo mengikuti penerimaan praktik Stase Keperawatan Jiwa di RS Ratumbuysang Manado, Senin, 27 Juli 2026. Praktik dilaksanakan pada 27 Juli hingga 22 Agustus 2026 dan terbagi dalam dua gelombang dengan bimbingan CI klinik dan CI akademik. |
Manado, 27 Juli 2026 — Program Pendidikan Profesi Ners Universitas Negeri Gorontalo melaksanakan kegiatan penerimaan mahasiswa praktik Stase Keperawatan Jiwa Angkatan XXIV di RS Ratumbuysang Manado pada Senin, 27 Juli 2026, pukul 09.00 WITA.
Kegiatan penerimaan ini menjadi awal pelaksanaan praktik klinik bagi mahasiswa Profesi Ners dalam memperdalam kompetensi keperawatan jiwa secara langsung di lahan praktik. Sebanyak 49 mahasiswa Profesi Ners Angkatan XXIV akan mengikuti praktik yang terbagi ke dalam dua gelombang.
Praktik Stase Keperawatan Jiwa ini dijadwalkan berlangsung mulai 27 Juli 2026 sampai dengan 22 Agustus 2026. Selama pelaksanaan praktik, mahasiswa akan mendapatkan bimbingan dari Clinical Instructor (CI) klinik dan Clinical Instructor (CI) akademik agar proses pembelajaran klinik berjalan terarah, profesional, dan sesuai dengan capaian kompetensi yang telah ditetapkan.
Koordinator Program Studi Pendidikan Profesi Ners, Ns. Ibrahim Suleman, M.Kep., menyampaikan bahwa praktik stase keperawatan jiwa merupakan bagian penting dalam membentuk kemampuan mahasiswa dalam memberikan asuhan keperawatan secara komprehensif, khususnya pada pasien dengan masalah kesehatan jiwa.
“Praktik Stase Keperawatan Jiwa ini menjadi kesempatan penting bagi mahasiswa Profesi Ners untuk mengintegrasikan teori yang telah diperoleh di kampus dengan pengalaman nyata di lahan praktik. Kami berharap seluruh mahasiswa dapat mengikuti praktik dengan disiplin, menjaga etika profesi, serta menunjukkan sikap empati dan profesional dalam memberikan asuhan keperawatan jiwa,” ujar Ns. Ibrahim.
Ia menambahkan bahwa pembimbingan oleh CI klinik dan CI akademik diharapkan mampu memperkuat kompetensi mahasiswa, baik dari aspek pengetahuan, keterampilan klinik, komunikasi terapeutik, maupun sikap profesional sebagai calon ners.
“Mahasiswa harus memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar secara aktif, memahami dinamika pelayanan keperawatan jiwa, serta membangun kemampuan komunikasi dan pendekatan humanis kepada pasien. Praktik ini bukan hanya tentang keterampilan klinik, tetapi juga tentang kepedulian, kesabaran, dan tanggung jawab sebagai tenaga kesehatan,” tambahnya.
Melalui pelaksanaan praktik ini, Program Pendidikan Profesi Ners UNG terus berkomitmen menyiapkan lulusan ners yang kompeten, beretika, dan siap menghadapi kebutuhan pelayanan kesehatan di masyarakat. Praktik di RS Ratumbuysang Manado diharapkan dapat memberikan pengalaman pembelajaran klinik yang bermakna bagi mahasiswa dalam penguatan kompetensi keperawatan jiwa.
Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia Tingkat FOK 2024
Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) adalah program penguatan kapasitas ormawa melalui serangkaian proses pembinaan ormawa oleh PT yang diimplementasikan dalam program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.