
| Foto : HIMA Kesmas bersama Putra Putri Kesehatan Masyarakat 2025 melaksanakan Bootcamp Insan Muda Kesehatan UNG di Aula Kesmas UNG, Selasa, 30 Juni 2026. Kegiatan ini mengampanyekan GERMAS dan pencegahan penyalahgunaan narkoba dalam rangka memperingati Hari Anti Narkoba Internasional 2026. |
Gorontalo, 30 Juni 2026 — Himpunan Mahasiswa Kesehatan Masyarakat (HIMA Kesmas) bersama Putra Putri Kesehatan Masyarakat 2025 melaksanakan kegiatan Bootcamp Insan Muda Kesehatan UNG di Aula Kesmas UNG, Selasa, 30 Juni 2026.
Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WITA hingga selesai ini mengusung tema “Penguatan Kesadaran Generasi Muda dalam Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba sebagai Bentuk Kepedulian terhadap Kesehatan Bangsa.” Bootcamp ini juga dirangkaikan dengan Kampanye GERMAS atau Gerakan Masyarakat Hidup Sehat dalam rangka memperingati Hari Anti Narkoba Internasional 2026.
Kegiatan tersebut menjadi ruang edukasi dan kampanye kesehatan bagi generasi muda, khususnya dalam meningkatkan kesadaran terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba, pentingnya perilaku hidup sehat, serta peran pemuda dalam menjaga kesehatan diri, lingkungan, dan bangsa.
Peserta kegiatan terdiri atas Putra Putri di lingkungan Universitas Negeri Gorontalo dan siswa SMAN 2 Kota Gorontalo. Adapun Putra Putri di lingkungan UNG yang hadir meliputi Putra Putri Ners, Putra Putri Farmasi, Putra Putri Biologi, Putra Putri MIPA, Putra Putri Ilmu Komunikasi, Putra Putri Kedokteran, Duta Budaya FSB, Putra Putri Kesehatan Masyarakat 2024, serta Putra Putri Kesehatan Masyarakat 2025.
Bootcamp ini menghadirkan sejumlah pemateri dari berbagai unsur, yakni Nelson E. Panu, S.KM., MPH dari Dinas Kesehatan Kota Gorontalo, Andi Isna Arifandi, S.Si., Apt. dari BNN Kabupaten Bone Bolango, Abdul Rahman Imran, S.KM., M.KM., M.GPH dari Dinas Kesehatan Kota Gorontalo, serta Dr. Laksmyn Kadir, M.Kes. selaku dosen Kesehatan Masyarakat.
Melalui materi yang disampaikan, peserta memperoleh pemahaman mengenai bahaya narkoba dari aspek kesehatan, sosial, dan masa depan generasi muda. Selain itu, peserta juga diajak memahami pentingnya GERMAS sebagai gerakan bersama dalam membangun pola hidup sehat, aktif, produktif, dan bebas dari perilaku berisiko.
Ketua Jurusan Kesehatan Masyarakat FOK UNG, Tri Septian Maksum, S.KM., M.Kes., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian mahasiswa terhadap isu kesehatan masyarakat, khususnya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda.
“Bootcamp Insan Muda Kesehatan UNG ini menjadi kegiatan yang sangat strategis karena melibatkan mahasiswa, putra putri di lingkungan UNG, serta siswa sekolah sebagai generasi muda yang memiliki peran penting dalam kampanye hidup sehat. Pencegahan penyalahgunaan narkoba harus dilakukan melalui edukasi, kesadaran, dan keterlibatan aktif anak muda. Melalui kegiatan ini, kami berharap peserta dapat menjadi agen perubahan yang menyebarkan pesan positif tentang GERMAS dan bahaya narkoba di lingkungan masing-masing,” ujar Tri Septian Maksum.
Ia menambahkan bahwa peringatan Hari Anti Narkoba Internasional harus dimaknai sebagai momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam melindungi generasi muda dari penyalahgunaan narkoba. Menurutnya, kesehatan bangsa sangat bergantung pada kualitas generasi mudanya.
“Generasi muda harus memiliki kesadaran bahwa menjaga kesehatan diri dan menjauhi narkoba adalah bagian dari tanggung jawab terhadap masa depan bangsa. Kami mengapresiasi HIMA Kesmas dan Putra Putri Kesehatan Masyarakat 2025 yang telah menginisiasi kegiatan edukatif ini. Harapannya, kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan memberi dampak nyata bagi kampus, sekolah, dan masyarakat,” tambahnya.
Kegiatan berlangsung dengan antusias. Para peserta mengikuti rangkaian materi, diskusi, dan kampanye kesehatan dengan penuh semangat. Kehadiran berbagai Putra Putri di lingkungan UNG serta siswa SMAN 2 Kota Gorontalo menunjukkan adanya kolaborasi generasi muda dalam membangun kesadaran bersama terhadap pentingnya hidup sehat dan bebas narkoba.
Melalui Bootcamp Insan Muda Kesehatan UNG ini, HIMA Kesmas dan Putra Putri Kesehatan Masyarakat 2025 menegaskan perannya sebagai motor penggerak edukasi kesehatan di kalangan pemuda. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat komitmen generasi muda untuk menjadi pelopor GERMAS, menjauhi narkoba, serta berkontribusi dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, dan berdaya saing.