
| Foto : Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Jurusan Farmasi FOK UNG melaksanakan Clinical Skill Laboratory di OSCE Center FOK UNG, Jumat, 31 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan kompetensi praktik mahasiswa calon apoteker melalui pembelajaran berbasis simulasi klinis. |
Gorontalo, 31 Juli 2026 — Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Jurusan Farmasi Fakultas Olahraga dan Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo (FOK UNG) melaksanakan kegiatan Clinical Skill Laboratory pada Jumat, 31 Juli 2026, bertempat di OSCE Center FOK UNG.
Kegiatan Clinical Skill Laboratory ini menjadi bagian penting dalam proses pendidikan profesi apoteker untuk memperkuat kemampuan praktik mahasiswa melalui pembelajaran berbasis keterampilan klinis. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diberikan kesempatan untuk mengasah kompetensi profesional, mulai dari kemampuan komunikasi, pelayanan kefarmasian, pengambilan keputusan klinis, hingga penerapan standar praktik apoteker.
Clinical Skill Laboratory dirancang sebagai wadah pembelajaran yang menghubungkan teori dengan praktik nyata. Mahasiswa dilatih menghadapi berbagai situasi klinis melalui simulasi yang terstruktur sehingga mampu meningkatkan kesiapan sebelum menjalani praktik profesi maupun memberikan pelayanan kefarmasian kepada masyarakat.
Dekan FOK UNG, Dr. Hartono Hadjarati, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan Clinical Skill Laboratory merupakan langkah strategis dalam memastikan mahasiswa profesi apoteker memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pelayanan kesehatan modern.
“Clinical Skill Laboratory menjadi bagian penting dalam membentuk calon apoteker yang profesional, kompeten, dan memiliki keterampilan praktik yang baik. Pembelajaran berbasis simulasi seperti ini memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berlatih, melakukan evaluasi diri, serta meningkatkan kesiapan sebelum terjun langsung dalam pelayanan kefarmasian,” ujar Dr. Hartono.
Ia menambahkan bahwa FOK UNG terus berkomitmen mendukung penguatan kualitas pendidikan profesi melalui penyediaan fasilitas pembelajaran yang memadai, termasuk OSCE Center sebagai sarana pelatihan dan evaluasi kompetensi mahasiswa.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, lulusan Profesi Apoteker FOK UNG mampu memiliki kemampuan klinis yang kuat, komunikasi profesional, serta integritas dalam menjalankan tugas sebagai tenaga kesehatan. Hal ini sejalan dengan komitmen fakultas untuk menghasilkan lulusan yang unggul dan berdaya saing,” tambahnya.
Pelaksanaan Clinical Skill Laboratory juga menjadi bagian dari upaya Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Jurusan Farmasi FOK UNG dalam meningkatkan mutu pembelajaran. Melalui metode praktik dan simulasi, mahasiswa tidak hanya memahami konsep kefarmasian, tetapi juga mampu menerapkannya dalam berbagai kondisi pelayanan.
Kegiatan berlangsung dengan baik dan diikuti secara aktif oleh mahasiswa. Peserta mendapatkan pengalaman belajar melalui berbagai skenario praktik yang mendukung pengembangan keterampilan profesional sebagai calon apoteker.
Melalui kegiatan Clinical Skill Laboratory ini, Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker FOK UNG menegaskan komitmennya dalam menghasilkan lulusan apoteker yang kompeten, profesional, dan siap memberikan kontribusi dalam peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.
Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia Tingkat FOK 2024
Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) adalah program penguatan kapasitas ormawa melalui serangkaian proses pembinaan ormawa oleh PT yang diimplementasikan dalam program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.