
Gorontalo, 15 September 2026 — Pelaksanaan Asesmen Lapangan (AL) Akreditasi Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat Fakultas Olahraga dan Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo (FOK UNG) memasuki hari kedua pada Selasa, 15 September 2026, bertempat di Aula FOK UNG.
Pada hari kedua pelaksanaan asesmen, tim asesor melakukan kegiatan utama berupa pemeriksaan dokumen, verifikasi data pendukung, serta penelusuran bukti implementasi berbagai aspek penyelenggaraan program studi. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses akreditasi untuk memastikan kesesuaian antara dokumen yang disampaikan dengan pelaksanaan nyata di lingkungan Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat.
Asesmen lapangan hari kedua dilaksanakan oleh tim asesor, yaitu Dr. Dian Ayubi, S.K.M., M.QIH dan Prof. Dr. Ririh Yudhastuti, drh., M.Sc., dengan melibatkan pimpinan Fakultas Olahraga dan Kesehatan, pimpinan Jurusan Kesehatan Masyarakat, tim akreditasi, dosen, serta tenaga kependidikan yang terkait dengan penyediaan data dan dokumen pendukung.
Dalam proses pemeriksaan, tim asesor melakukan penelaahan terhadap berbagai dokumen akademik dan bukti kinerja program studi, meliputi tata kelola, pelaksanaan pendidikan dan pembelajaran, sumber daya manusia, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, layanan mahasiswa, serta capaian program studi.
Kegiatan verifikasi dokumen dilakukan secara mendalam melalui klarifikasi dan diskusi bersama tim pengelola program studi. Proses ini bertujuan memperoleh gambaran yang objektif mengenai sistem pengelolaan, pelaksanaan standar mutu, serta berbagai upaya peningkatan kualitas yang telah dilakukan oleh Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat FOK UNG.
Dekan FOK UNG, Dr. Hartono Hadjarati, S.Pd., M.Pd., AIFO.P., menyampaikan bahwa proses asesmen lapangan menjadi momentum penting bagi fakultas dan program studi untuk melakukan evaluasi serta memperkuat komitmen terhadap peningkatan mutu.
“Pada hari kedua asesmen ini, proses pemeriksaan dokumen menjadi bagian penting untuk melihat sejauh mana implementasi sistem mutu yang telah berjalan di Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat. Kami berharap seluruh proses dapat memberikan masukan yang konstruktif bagi pengembangan program studi ke depan,” ujar Dr. Hartono.
Ia menambahkan bahwa FOK UNG terus mendukung setiap upaya peningkatan kualitas akademik melalui penguatan tata kelola, peningkatan layanan pendidikan, serta pengembangan budaya mutu di lingkungan fakultas.
“Akreditasi bukan hanya tentang hasil akhir, tetapi merupakan proses evaluasi berkelanjutan untuk memastikan program studi terus berkembang dan mampu menghasilkan lulusan yang berkualitas sesuai kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Ketua Jurusan Kesehatan Masyarakat FOK UNG, Tri Septian Maksum, S.KM., M.Kes., menyampaikan bahwa tim jurusan terus berupaya memberikan data dan informasi yang diperlukan selama proses asesmen berlangsung.
“Hari kedua asesmen menjadi kesempatan bagi kami untuk menunjukkan berbagai implementasi program dan capaian yang telah dilakukan. Seluruh dokumen yang diperiksa merupakan gambaran dari proses akademik, tata kelola, dan kegiatan tridarma perguruan tinggi yang telah berjalan di Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat,” ungkap Tri Septian.
Sementara itu, tim asesor menyampaikan bahwa pemeriksaan dokumen dan verifikasi lapangan merupakan tahapan penting untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kualitas penyelenggaraan program studi.
“Verifikasi dokumen dilakukan untuk memastikan keterkaitan antara perencanaan, pelaksanaan, dan hasil yang dicapai oleh program studi. Data dan bukti yang tersedia menjadi bagian penting dalam proses evaluasi mutu,” ujar tim asesor.
Pelaksanaan asesmen lapangan hari kedua berjalan dengan baik dan penuh keterbukaan. Seluruh unsur yang terlibat menunjukkan komitmen dalam mendukung proses evaluasi sebagai bagian dari peningkatan kualitas pendidikan di Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat FOK UNG.
Melalui rangkaian asesmen lapangan ini, Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat FOK UNG terus memperkuat komitmennya dalam membangun budaya mutu, meningkatkan tata kelola akademik, dan menghasilkan lulusan kesehatan masyarakat yang kompeten serta berdaya saing.
Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia Tingkat FOK 2024
Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) adalah program penguatan kapasitas ormawa melalui serangkaian proses pembinaan ormawa oleh PT yang diimplementasikan dalam program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.