
| Foto : Mahasiswa KKN-PK Universitas Negeri Gorontalo melaksanakan Seminar Awal KKN-PK Desa Datahu di Aula Kantor Desa Tibawa, Rabu, 22 Juli 2026. Kegiatan ini memaparkan hasil pendataan awal, pengenalan program inti SIGAP KIA, serta program tambahan promotif dan preventif untuk mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat Desa Datahu. |
Gorontalo, 22 Juli 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Universitas Negeri Gorontalo melaksanakan Seminar Awal KKN-PK Desa Datahu Universitas Negeri Gorontalo pada Rabu, 22 Juli 2026, bertempat di Aula Kantor Desa Tibawa.
Kegiatan seminar awal ini dilaksanakan sebagai tahap pemaparan hasil pendataan awal dan rencana program kerja mahasiswa selama masa pengabdian di Desa Datahu, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo. Melalui kegiatan ini, mahasiswa menyampaikan gambaran kondisi desa, data kesehatan masyarakat, serta program intervensi yang akan dilaksanakan selama pelaksanaan KKN-PK.
Dalam seminar tersebut, mahasiswa memaparkan profil singkat Desa Datahu yang terdiri atas empat dusun, yaitu Topolo, Tambuala, Balantaa, dan Lalunga, dengan jumlah penduduk sebanyak 4.830 jiwa. Desa Datahu juga memiliki potensi unggulan di bidang pertanian dan perkebunan yang menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat.
Selain profil desa, mahasiswa turut menyampaikan gambaran data kesehatan ibu dan anak berdasarkan hasil pendataan awal tahun 2026. Data tersebut meliputi jumlah ibu hamil, kasus Kekurangan Energi Kronik (KEK), anemia, serta hipertensi pada ibu hamil. Hasil pendataan ini menjadi dasar dalam penentuan prioritas program intervensi, khususnya dalam mendukung peningkatan kesehatan ibu dan anak di Desa Datahu.
Program inti yang diperkenalkan dalam seminar awal ini adalah SIGAP KIA, yaitu sistem informasi kesehatan ibu dan anak berbasis website. Program ini mencakup pendataan digital ibu hamil, pelatihan kader kesehatan, implementasi sistem, serta pendampingan melalui kunjungan rumah atau home visit untuk mendukung deteksi dini ibu hamil risiko tinggi.
Koordinator Desa KKN-PK UNG Desa Datahu menyampaikan bahwa SIGAP KIA dirancang sebagai inovasi untuk membantu proses pemantauan kesehatan ibu hamil secara lebih terarah dan berkelanjutan. Menurutnya, program ini diharapkan dapat memperkuat peran kader dan bidan desa dalam mendeteksi risiko sejak awal.
“Melalui program SIGAP KIA, kami ingin membantu pemerintah desa, bidan desa, dan kader kesehatan dalam melakukan pendataan serta pemantauan ibu hamil secara lebih sistematis. Dengan adanya sistem informasi berbasis website dan pendampingan melalui home visit, diharapkan ibu hamil yang memiliki risiko tinggi dapat terdeteksi lebih dini dan segera mendapatkan tindak lanjut yang tepat,” ujar Koordinator Desa.
Selain program inti, mahasiswa juga memaparkan sejumlah program tambahan yang bersifat promotif dan preventif, antara lain kerja bakti, pemilahan sampah, sosialisasi HIV/AIDS dan Infeksi Menular Seksual (IMS), senam hipertensi, Cek Kesehatan Gratis (CKG), serta sosialisasi PROLANIS terkait pengelolaan penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes melitus.
Dosen Pembimbing Lapangan KKN-PK UNG menyampaikan bahwa seminar awal merupakan tahapan penting untuk memastikan program mahasiswa sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Ia menegaskan bahwa pendekatan berbasis data dan kolaborasi lintas profesi menjadi kekuatan utama dalam pelaksanaan KKN-PK.
“Seminar awal ini menjadi ruang untuk menyampaikan hasil pendataan, memaparkan rencana program, sekaligus menerima masukan dari pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat. Program yang disusun berdasarkan data akan lebih tepat sasaran dan diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat Desa Datahu,” ungkap Dosen Pembimbing Lapangan.
Pemerintah desa juga menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan KKN-PK UNG di Desa Datahu. Program yang berfokus pada kesehatan ibu dan anak, deteksi dini risiko kehamilan, serta peningkatan perilaku hidup sehat dinilai sejalan dengan kebutuhan masyarakat dan upaya pembangunan kesehatan di tingkat desa.
“Kami menyambut baik pelaksanaan KKN-PK Universitas Negeri Gorontalo di Desa Datahu. Program SIGAP KIA dan berbagai kegiatan tambahan yang dipaparkan mahasiswa sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesadaran kesehatan ibu hamil, keluarga, dan warga secara umum. Pemerintah desa siap mendukung agar program ini dapat berjalan lancar dan berkelanjutan,” ujar perwakilan Pemerintah Desa Datahu.
Kegiatan seminar awal ini juga bertujuan mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui pemberdayaan dan kolaborasi interprofesional antara mahasiswa, pemerintah desa, bidan desa, kader kesehatan, dan masyarakat. Melalui forum ini, berbagai masukan dari peserta menjadi bahan penyempurnaan program agar pelaksanaannya lebih tepat sasaran.
Adapun target luaran dari program KKN-PK ini meliputi dokumen laporan kegiatan, produk digital berupa sistem informasi kesehatan ibu dan anak, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta keberlanjutan program di tingkat desa.
Melalui pelaksanaan seminar awal ini, mahasiswa KKN-PK UNG menegaskan komitmennya untuk berkontribusi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Desa Datahu. Program SIGAP KIA dan kegiatan promotif-preventif yang disusun diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam memperkuat kesehatan ibu dan anak, deteksi dini risiko kehamilan, serta membangun masyarakat yang lebih sehat dan peduli terhadap kesehatan.
Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia Tingkat FOK 2024
Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) adalah program penguatan kapasitas ormawa melalui serangkaian proses pembinaan ormawa oleh PT yang diimplementasikan dalam program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.