
Gorontalo, 5 Agustus 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melaksanakan kegiatan Kelas Ibu Hamil di Aula Kantor Desa Isimu Utara, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan kesiapan ibu hamil dalam menjaga kesehatan selama masa kehamilan hingga menghadapi persalinan.
Kegiatan yang diikuti oleh 20 ibu hamil ini menjadi bagian dari program pemberdayaan masyarakat yang berfokus pada penguatan edukasi kesehatan ibu dan anak. Melalui kegiatan tersebut, peserta mendapatkan informasi mengenai pemenuhan gizi selama kehamilan, deteksi dini risiko kehamilan, persiapan menghadapi persalinan, serta perencanaan keluarga melalui program Keluarga Berencana (KB) pascapersalinan.
Pelaksanaan kegiatan mendapat dukungan dari Pemerintah Desa Isimu Utara, Bidan Desa Isimu Utara, tenaga kesehatan, serta kader Posyandu. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Isimu Utara, Wawan Husain Pipii, bersama jajaran pemerintah desa yang turut mendukung upaya peningkatan kesehatan ibu dan anak di wilayah tersebut.
Koordinator Desa KKN-PK UNG Desa Isimu Utara, Moh. Saputra Ali, menyampaikan bahwa Kelas Ibu Hamil menjadi salah satu strategi edukasi untuk meningkatkan literasi kesehatan masyarakat, khususnya dalam membantu ibu hamil memahami pentingnya menjaga kesehatan diri dan janin.
“Kegiatan ini menjadi ruang belajar bersama bagi ibu hamil untuk memperoleh informasi kesehatan yang benar, berbagi pengalaman, serta meningkatkan kesiapan dalam menjalani masa kehamilan dan persalinan. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa Isimu Utara, bidan desa, tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan seluruh ibu hamil yang telah mendukung kegiatan ini,” ujar Saputra.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN-PK UNG memberikan sejumlah materi edukasi yang disusun berdasarkan kebutuhan ibu hamil. Materi pertama membahas pemenuhan gizi selama kehamilan, termasuk pentingnya konsumsi makanan bergizi seimbang serta pemanfaatan pangan lokal sebagai sumber nutrisi yang mudah diperoleh masyarakat.
Peserta juga diberikan pemahaman mengenai tanda bahaya kehamilan yang perlu mendapatkan perhatian khusus. Edukasi ini bertujuan agar ibu hamil dan keluarga mampu mengenali kondisi yang berisiko sejak dini, seperti perdarahan, pembengkakan berlebihan, nyeri hebat, maupun perubahan kondisi janin, sehingga dapat segera memperoleh pertolongan tenaga kesehatan.
Selain itu, mahasiswa memberikan materi mengenai persiapan persalinan, meliputi kesiapan fisik dan psikologis ibu, perencanaan tempat persalinan, kesiapan pendamping, perlengkapan persalinan, hingga langkah yang perlu dilakukan apabila terjadi kondisi kegawatdaruratan yang membutuhkan rujukan.
Pada sesi terakhir, peserta memperoleh edukasi mengenai KB pascapersalinan. Materi ini diberikan untuk meningkatkan pemahaman ibu mengenai pentingnya pengaturan jarak kehamilan sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan ibu dan anak. Peserta juga diperkenalkan dengan berbagai pilihan metode kontrasepsi yang dapat dipertimbangkan sesuai kondisi dan anjuran tenaga kesehatan.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, dan sesi tanya jawab. Para ibu hamil aktif menyampaikan pertanyaan serta berbagi pengalaman terkait kondisi kehamilan yang mereka alami. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap edukasi kesehatan ibu yang mudah dipahami dan berbasis informasi yang tepat.
Melalui pelaksanaan Kelas Ibu Hamil ini, mahasiswa KKN-PK UNG berharap para ibu hamil di Desa Isimu Utara semakin memiliki pengetahuan dan kesiapan dalam menjalani kehamilan secara sehat, mengenali risiko sejak dini, serta mampu mengambil keputusan yang tepat dalam menjaga kesehatan ibu dan bayi.
Program ini menjadi bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam memperkuat layanan promotif dan preventif. Dengan kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat, diharapkan upaya peningkatan kesehatan ibu dan anak dapat terus berjalan secara berkelanjutan.
Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia Tingkat FOK 2024
Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) adalah program penguatan kapasitas ormawa melalui serangkaian proses pembinaan ormawa oleh PT yang diimplementasikan dalam program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.