KKN-PK UNG Hadirkan Inovasi Tong Sampah Anti Asap, Dorong Pengelolaan Sampah Berbasis Kreativitas Mahasiswa di Talaga Jaya

Oleh: Indeks S. Keku . 20 Agustus 2026 . 10:12:28

Talaga Jaya, Gorontalo, 20 Agustus 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Desa Buhu bersama mahasiswa KKN-PK se-Kecamatan Talaga Jaya menghadirkan inovasi tong sampah anti asap sebagai bentuk kepedulian terhadap persoalan pengelolaan sampah di lingkungan masyarakat.

Inovasi tersebut diperkenalkan pada Kamis, 20 Agustus 2026, sebagai salah satu upaya mahasiswa dalam merespons permasalahan sampah yang masih menjadi tantangan di berbagai wilayah, termasuk Kecamatan Talaga Jaya. Melalui kreativitas dan kolaborasi, mahasiswa mengembangkan modifikasi sederhana yang diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif dalam mendukung pengelolaan sampah yang lebih tertata.

Pembuatan tong sampah anti asap dilatarbelakangi oleh kondisi masyarakat yang masih menghadapi kendala dalam pengelolaan sampah, termasuk kebiasaan membakar sampah secara terbuka. Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKN-PK berinisiatif menghadirkan inovasi berbasis teknologi sederhana yang dapat membantu masyarakat memiliki wadah pengelolaan sampah yang lebih terorganisir.

Tong sampah anti asap dirancang melalui modifikasi wadah sampah yang memungkinkan sampah dikumpulkan terlebih dahulu sebelum dilakukan pengelolaan lebih lanjut. Konsep ini bertujuan agar aktivitas pembakaran tidak dilakukan secara langsung di area terbuka tanpa wadah, sehingga lingkungan sekitar dapat lebih tertata dan penyebaran abu dapat lebih terkendali.

Mahasiswa menegaskan bahwa inovasi tersebut bukan berarti menghilangkan seluruh risiko dari aktivitas pembakaran sampah. Penggunaan tetap harus memperhatikan aspek keselamatan dan lingkungan, karena pembakaran sampah tertentu dapat menghasilkan asap maupun zat berbahaya yang berisiko terhadap kesehatan.

Koordinator KKN-PK Desa Buhu menyampaikan bahwa inovasi tong sampah anti asap merupakan bentuk kreativitas mahasiswa dalam memberikan respons terhadap persoalan yang ditemukan di masyarakat.

“Inovasi ini menjadi salah satu bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kondisi lingkungan sekitar. Kami berharap tong sampah anti asap ini dapat memberikan manfaat dan menjadi alternatif pendukung dalam pengelolaan sampah yang lebih tertata di masyarakat,” ujar Koordinator Desa.

Proses pembuatan inovasi dilakukan secara kolaboratif oleh mahasiswa KKN-PK Desa Buhu bersama mahasiswa KKN-PK dari berbagai desa di Kecamatan Talaga Jaya. Selain menghasilkan produk inovasi, kegiatan tersebut juga menjadi ruang pembelajaran bersama dalam membangun kerja sama, kreativitas, dan kepedulian terhadap isu lingkungan.

Setelah proses pembuatan selesai, tong sampah anti asap secara simbolis diserahkan kepada Camat Talaga Jaya, Ronal Mertiarto Abdini, S.Pd., M.M. Penyerahan tersebut menjadi bentuk tindak lanjut agar inovasi yang dihasilkan mahasiswa dapat dimanfaatkan sebagai salah satu pendukung dalam upaya pengelolaan lingkungan di wilayah Kecamatan Talaga Jaya.

Camat Talaga Jaya menyampaikan apresiasi terhadap kreativitas mahasiswa KKN-PK UNG yang menghadirkan inovasi berbasis kebutuhan masyarakat.

Inovasi seperti ini menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya hadir untuk melaksanakan kegiatan pengabdian, tetapi juga mampu memberikan ide dan solusi terhadap persoalan yang ada di lingkungan masyarakat. Kami berharap inovasi ini dapat menjadi inspirasi dalam meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pengelolaan sampah,” ujar Camat Talaga Jaya.

Mahasiswa KKN-PK UNG berharap inovasi tersebut tidak hanya menjadi produk kegiatan selama masa pengabdian, tetapi dapat memberikan manfaat dan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang lebih baik.

Dalam penerapannya, mahasiswa juga mengingatkan masyarakat bahwa pengelolaan sampah perlu dilakukan secara bijak. Tidak semua jenis sampah dapat dibakar, terutama sampah yang mengandung bahan berbahaya atau berpotensi menghasilkan emisi yang dapat mengganggu kesehatan dan lingkungan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-PK UNG se-Kecamatan Talaga Jaya menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat dilakukan melalui inovasi sederhana yang berangkat dari permasalahan nyata. Kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah kecamatan, dan masyarakat diharapkan mampu mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman.

Agenda

29 Februari 2024

Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia Tingkat FOK 2024

Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia Tingkat FOK 2024

27 - 28 Februari 2024

Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa)

Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) adalah program penguatan kapasitas ormawa melalui serangkaian proses pembinaan ormawa oleh PT yang diimplementasikan dalam program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.