KKN-PK UNG Perkuat Kapasitas Kader Desa Isimu Utara melalui Kalender ANC dan Website Monitoring Ibu Hamil

Oleh: Indeks S. Keku . 10 Agustus 2026 . 09:38:20

Gorontalo, 10 Agustus 2026 — Mahasiswa KKN-Profesi Kesehatan (KKN-PK) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) terus mendorong penguatan peran masyarakat dalam mendukung peningkatan kesehatan ibu dan bayi. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan dan Penguatan Kapasitas Kader yang dilaksanakan di Aula Kantor Desa Isimu Utara, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, Senin, 10 Agustus 2026.

Kegiatan ini mengusung tema “Meningkatkan Kompetensi Kader dalam Pendampingan Ibu Hamil melalui Kalender ANC dan Website Monitoring”. Program tersebut dirancang untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam melakukan pendampingan ibu hamil, memantau jadwal pemeriksaan kehamilan, serta memanfaatkan teknologi digital sebagai media pendukung pemantauan kesehatan ibu dan bayi.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Desa Isimu Utara, Wawan Pipii, bersama jajaran Pemerintah Desa Isimu Utara, kader kesehatan, Karang Taruna, pendamping sosial, serta mahasiswa KKN-PK UNG. Kehadiran berbagai unsur masyarakat tersebut menjadi bentuk dukungan bersama dalam memperkuat sistem pendampingan kesehatan ibu di tingkat desa.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Isimu Utara, Wawan Pipii, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan yang dinilai memberikan manfaat besar dalam meningkatkan kapasitas kader kesehatan.

Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa KKN-PK Universitas Negeri Gorontalo. Pelatihan ini memberikan bekal penting bagi kader agar lebih siap dalam mendampingi ibu hamil di Desa Isimu Utara. Kami berharap ilmu dan media yang diperkenalkan dapat diterapkan secara berkelanjutan sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Wawan Pipii.

Koordinator Desa KKN-PK UNG Desa Isimu Utara, Moh. Saputra Ali, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen mahasiswa dalam mendukung peningkatan kualitas pendampingan kesehatan ibu dan anak melalui pemberdayaan masyarakat.

Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa Isimu Utara, kader kesehatan, Karang Taruna, pendamping sosial, serta seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Melalui pelatihan ini, kami berharap kader semakin memahami perannya dalam mendampingi ibu hamil dan mampu memanfaatkan Kalender ANC serta website monitoring sebagai media pendukung pemantauan kehamilan yang lebih sistematis,” ungkap Saputra.

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai peran dan fungsi kader dalam pendampingan ibu hamil, pentingnya pemantauan kondisi ibu hamil, pengingat jadwal pemeriksaan kehamilan, serta pemberian dukungan informasi kepada ibu hamil dan keluarga.

Materi kemudian dilanjutkan dengan pengenalan Kalender ANC (Antenatal Care) sebagai media pencatatan dan pemantauan jadwal pemeriksaan kehamilan. Kader diberikan pemahaman mengenai cara penggunaan kalender, mulai dari pencatatan jadwal pemeriksaan hingga pemantauan kunjungan ibu hamil.

Selain Kalender ANC, mahasiswa KKN-PK UNG juga memperkenalkan website monitoring ibu hamil sebagai inovasi digital untuk membantu kader melakukan pemantauan data dan informasi ibu hamil secara lebih terstruktur. Melalui platform tersebut, kader diharapkan mampu melakukan pendampingan secara lebih efektif serta berkoordinasi lebih cepat dengan tenaga kesehatan apabila ditemukan kondisi yang membutuhkan perhatian khusus.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN-PK UNG menyampaikan bahwa pemberdayaan kader merupakan strategi penting dalam memperkuat pelayanan kesehatan berbasis masyarakat.

Keberhasilan peningkatan kesehatan ibu dan bayi tidak hanya bergantung pada fasilitas kesehatan, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat. Kader memiliki posisi strategis karena berada paling dekat dengan keluarga dan ibu hamil. Melalui penguatan kapasitas dan pemanfaatan teknologi seperti Kalender ANC serta website monitoring, diharapkan proses pendampingan dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan,” ujar DPL.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengabdian yang berbasis kebutuhan masyarakat.

Mahasiswa KKN-PK tidak hanya hadir untuk memberikan edukasi, tetapi juga membantu menciptakan solusi yang dapat diterapkan masyarakat. Harapannya, inovasi yang diperkenalkan dapat terus digunakan dan dikembangkan setelah program KKN selesai,” tambahnya.

Selain pemberian materi, kegiatan juga dilengkapi dengan praktik penggunaan Kalender ANC dan pengenalan website monitoring. Sesi praktik memberikan kesempatan kepada kader untuk mencoba langsung media yang diperkenalkan serta mendiskusikan berbagai kendala yang mungkin muncul dalam penerapannya.

Penguatan kapasitas kader juga mencakup aspek komunikasi dan koordinasi. Kader didorong untuk membangun kerja sama dengan pemerintah desa, tenaga kesehatan, keluarga, dan pihak terkait lainnya dalam memberikan pendampingan kepada ibu hamil, terutama bagi ibu yang membutuhkan perhatian lebih lanjut.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti pelatihan secara aktif melalui sesi penyampaian materi, praktik, diskusi, dan tanya jawab. Antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan dan pengalaman yang dibagikan terkait pelaksanaan pendampingan ibu hamil di Desa Isimu Utara.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-PK UNG berharap peningkatan kapasitas kader tidak hanya memberikan tambahan pengetahuan, tetapi juga mampu memperkuat praktik pendampingan kesehatan ibu dan bayi di masyarakat.

Pemanfaatan Kalender ANC dan website monitoring diharapkan menjadi langkah inovatif dalam mendukung pemantauan kehamilan secara lebih sistematis serta memperkuat kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, kader, tenaga kesehatan, keluarga, dan masyarakat.

Dengan adanya penguatan kapasitas kader dan pemanfaatan teknologi digital, Desa Isimu Utara diharapkan semakin siap dalam mendukung upaya peningkatan kesehatan ibu dan anak serta pencegahan risiko komplikasi kehamilan.

Agenda

29 Februari 2024

Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia Tingkat FOK 2024

Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia Tingkat FOK 2024

27 - 28 Februari 2024

Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa)

Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) adalah program penguatan kapasitas ormawa melalui serangkaian proses pembinaan ormawa oleh PT yang diimplementasikan dalam program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.