
| Foto : Mahasiswa FOK UNG berhasil meraih Juara 1 dan Juara 2 pada ajang ASTRA Honda SDGs Future Leaders 2026, Rabu, 25 Juni 2026. Juara 1 diraih Tim Motilango UNG dari Jurusan Farmasi, sedangkan Juara 2 diraih Tim Huyula UNG dari Jurusan Kesehatan Masyarakat. |
Gorontalo, 25 Juni 2026 — Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Fakultas Olahraga dan Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo (FOK UNG). Dua tim mahasiswa FOK UNG berhasil meraih Juara 1 dan Juara 2 pada ajang ASTRA Honda SDGs Future Leaders 2026.
Capaian ini menjadi bukti bahwa mahasiswa FOK UNG mampu menunjukkan kapasitas, kreativitas, inovasi, dan kepedulian terhadap isu pembangunan berkelanjutan. Prestasi tersebut juga memperlihatkan bahwa mahasiswa tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu menghadirkan gagasan yang berdampak bagi masyarakat.
Juara 1 diraih oleh Tim Motilango UNG dari Jurusan Farmasi. Tim ini diketuai oleh Rayyan Zulfanafilah Lasanudin, dengan anggota Azoia Maharani Pulukadang, Beby Triana Muis, Dirga Anugrah Mokoginta, Dwy Larastya Abd-Jul, dan Syahril Karim. Tim Motilango UNG dibimbing oleh dosen pendamping Apt. Lisa Efriani Puluhulawa, M.Farm.
Sementara itu, Juara 2 diraih oleh Tim Huyula UNG dari Jurusan Kesehatan Masyarakat. Tim ini diketuai oleh Syaskilla V. Londol, dengan Wakil Ketua Agrinaldy D. Mohammad, serta anggota Firman W. Mohammad, Muibul Chair, Mutiara Nurelita N. Sholikshah, dan Ayu Allyssa Tombokan. Tim Huyula UNG dibimbing oleh dosen pembimbing Sunardi, S.KM., M.KKK.
Keberhasilan dua tim tersebut menunjukkan kuatnya semangat kolaborasi mahasiswa FOK UNG dalam mengembangkan ide, menyusun gagasan inovatif, serta menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan melalui pendekatan keilmuan farmasi dan kesehatan masyarakat.
Dosen pendamping Tim Motilango UNG, Apt. Lisa Efriani Puluhulawa, M.Farm., menyampaikan apresiasi atas kerja keras mahasiswa yang mampu menunjukkan kemampuan terbaik dalam kompetisi tersebut.
“Prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras, kekompakan, dan keseriusan mahasiswa dalam mengembangkan gagasan yang relevan dengan isu SDGs. Kami sangat bangga karena mahasiswa Farmasi FOK UNG mampu menunjukkan bahwa ilmu kefarmasian dapat berkontribusi dalam menghadirkan solusi yang inovatif dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, dosen pembimbing Tim Huyula UNG, Sunardi, S.KM., M.KKK., menyampaikan bahwa keberhasilan mahasiswa Kesehatan Masyarakat meraih juara 2 menjadi motivasi besar untuk terus mendorong mahasiswa aktif dalam kegiatan kompetisi dan pengabdian berbasis isu sosial.
“Tim Huyula UNG telah menunjukkan bahwa mahasiswa Kesehatan Masyarakat memiliki kepedulian dan kemampuan dalam merancang gagasan yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan. Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa mampu berpikir kritis, bekerja sama, dan menghadirkan ide yang memberi nilai tambah bagi masyarakat,” ungkapnya.
Prestasi Juara 1 dan Juara 2 ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa FOK UNG lainnya untuk terus berani berkompetisi, berinovasi, dan membawa nama baik fakultas maupun universitas di tingkat regional, nasional, hingga internasional.
Melalui capaian ini, FOK UNG menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan potensi mahasiswa, baik melalui pembinaan akademik, pendampingan kompetisi, maupun penguatan kemampuan berpikir kreatif dan solutif dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia Tingkat FOK 2024
Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) adalah program penguatan kapasitas ormawa melalui serangkaian proses pembinaan ormawa oleh PT yang diimplementasikan dalam program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.