
Gorontalo, 28 September 2026 — Mahasiswa Jurusan Kesehatan Masyarakat Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) resmi diterima untuk melaksanakan kegiatan Magang Praktik Belajar Lapangan (PBL) 3 di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Talumelito, Senin (28/9/2026).
Kegiatan penerimaan mahasiswa magang ini menjadi bagian dari proses pembelajaran berbasis pengalaman yang bertujuan memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menerapkan ilmu kesehatan masyarakat secara langsung, khususnya dalam memahami hubungan antara pengelolaan lingkungan, kesehatan masyarakat, dan kualitas hidup masyarakat.
Melalui pelaksanaan PBL 3 ini, mahasiswa akan memperoleh pengalaman dalam memahami sistem pengelolaan sampah di TPA Talumelito, berbagai aspek kesehatan lingkungan, pengendalian faktor risiko kesehatan akibat limbah, serta upaya edukasi dan pemberdayaan masyarakat dalam mendukung perilaku pengelolaan sampah yang lebih baik.
Kegiatan magang di TPA Talumelito menjadi ruang pembelajaran penting bagi mahasiswa Kesehatan Masyarakat karena permasalahan lingkungan memiliki keterkaitan erat dengan derajat kesehatan masyarakat. Mahasiswa diharapkan mampu melihat secara langsung bagaimana pengelolaan sampah yang baik dapat mendukung terciptanya lingkungan yang sehat dan berkelanjutan.
Dekan Fakultas Olahraga dan Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo, Dr. Hartono Hadjarati, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan PBL 3 memberikan pengalaman penting bagi mahasiswa untuk memahami penerapan ilmu kesehatan masyarakat dalam konteks lingkungan.
“Kesehatan masyarakat tidak dapat dipisahkan dari kondisi lingkungan. Melalui kegiatan PBL 3 di TPA Talumelito, mahasiswa dapat memahami secara langsung bagaimana pengelolaan sampah dan kesehatan lingkungan memiliki hubungan yang erat dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujar Dr. Hartono Hadjarati.
Ia menambahkan bahwa pembelajaran lapangan menjadi bagian penting dalam membentuk mahasiswa yang memiliki kemampuan analisis dan kepedulian terhadap permasalahan masyarakat.
“Kami berharap mahasiswa dapat memanfaatkan kegiatan ini untuk memperluas wawasan, meningkatkan keterampilan, serta mampu memberikan kontribusi positif melalui pendekatan ilmu kesehatan masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) PBL 3 menyampaikan bahwa kegiatan magang di TPA Talumelito menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menghubungkan teori dengan praktik nyata di lapangan.
“PBL 3 memberikan pengalaman kepada mahasiswa untuk memahami berbagai aspek kesehatan lingkungan, mulai dari pengelolaan sampah, potensi risiko kesehatan, hingga upaya pencegahan melalui pendekatan promotif dan preventif. Pengalaman ini penting untuk membangun kompetensi mahasiswa sebagai calon tenaga kesehatan masyarakat,” ungkap DPL.
Pelaksanaan magang PBL 3 di TPA Talumelito diharapkan dapat memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai isu kesehatan lingkungan, meningkatkan kemampuan dalam mengidentifikasi permasalahan kesehatan, serta mendorong lahirnya solusi berbasis masyarakat.
Melalui kegiatan ini, FOK UNG terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran berbasis pengalaman yang menghubungkan ilmu akademik dengan kebutuhan nyata di masyarakat.
Mahasiswa Kesmas FOK UNG memperluas pengalaman lapangan untuk memahami tantangan kesehatan lingkungan dan berkontribusi dalam pembangunan masyarakat yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia Tingkat FOK 2024
Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) adalah program penguatan kapasitas ormawa melalui serangkaian proses pembinaan ormawa oleh PT yang diimplementasikan dalam program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.