
Gorontalo — Mahasiswa Profesi Ners Angkatan 23 Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melaksanakan pendidikan kesehatan terkait pengelolaan sampah bersama masyarakat di Desa Tilote pada Selasa, 7 April 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah yang baik sebagai langkah menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah berbagai risiko gangguan kesehatan.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan antusias dan penuh perhatian dari masyarakat. Melalui edukasi tersebut, mahasiswa menyampaikan pentingnya memilah sampah, menjaga kebersihan lingkungan sekitar rumah, serta memahami dampak buruk penumpukan sampah terhadap kesehatan keluarga dan masyarakat. Materi disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami agar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini juga menjadi wujud peran mahasiswa profesi ners dalam mendukung upaya promotif dan preventif di tengah masyarakat. Pengelolaan sampah yang baik tidak hanya berkaitan dengan kebersihan lingkungan, tetapi juga berhubungan erat dengan pencegahan penyakit, kenyamanan hidup, dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat secara menyeluruh.
Mahasiswa Profesi Ners Angkatan 23 UNG memanfaatkan kegiatan ini sebagai ruang belajar lapangan untuk mengaplikasikan ilmu keperawatan komunitas secara langsung. Selain memberikan edukasi, mahasiswa juga membangun interaksi dengan masyarakat agar pesan kesehatan yang disampaikan dapat diterima dengan baik dan memberi dampak berkelanjutan.
Salah satu mahasiswa peserta kegiatan menyampaikan bahwa edukasi pengelolaan sampah menjadi hal penting karena kebersihan lingkungan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kesehatan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap pengelolaan sampah di lingkungan sekitar. Sampah yang tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Kami berharap edukasi ini dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat agar lebih disiplin dalam menjaga kebersihan lingkungan demi kesehatan bersama,” ujarnya.
Antusiasme masyarakat selama kegiatan menunjukkan bahwa edukasi kesehatan lingkungan masih sangat dibutuhkan. Kehadiran mahasiswa Profesi Ners Angkatan 23 UNG di Desa Tilote diharapkan dapat memberi manfaat nyata, baik dalam menambah pengetahuan masyarakat maupun dalam mendorong perubahan perilaku menuju lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
Melalui kegiatan pendidikan kesehatan ini, mahasiswa Profesi Ners Angkatan 23 UNG kembali menunjukkan kontribusinya dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat. Edukasi pengelolaan sampah di Desa Tilote diharapkan menjadi langkah awal yang sederhana namun penting dalam membangun kebiasaan hidup bersih dan sehat di lingkungan masyarakat.
Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia Tingkat FOK 2024
Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) adalah program penguatan kapasitas ormawa melalui serangkaian proses pembinaan ormawa oleh PT yang diimplementasikan dalam program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.