Gorontalo – Jurusan Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Gorontalo (UNG) sukses menggelar Kuliah Pakar dengan tema “Perspektif Epidemiologi terhadap Program Makan Bergizi Gratis sebagai Intervensi Penyakit Infeksi” pada Senin, 17 Februari 2025. Acara yang berlangsung di Aula Kesehatan Masyarakat UNG ini menghadirkan Dr. Ajeng Tias Endarti, S.K.M., M.CommHealth sebagai narasumber utama dan diikuti oleh 100 peserta yang terdiri dari dosen serta mahasiswa.
Kuliah pakar ini secara resmi dibuka oleh Dekan Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK) UNG, Dr. Hartono Hadjarati, S.Pd., M.Pd., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya perspektif epidemiologi dalam menyusun kebijakan kesehatan, terutama dalam program makan bergizi gratis. Beliau berharap kegiatan ini dapat menambah wawasan akademik serta mendorong penelitian lebih lanjut terkait intervensi gizi sebagai upaya pencegahan penyakit infeksi.
Dalam pemaparannya, Dr. Ajeng Tias Endarti menjelaskan bagaimana intervensi gizi yang tepat dapat berkontribusi terhadap penurunan angka kejadian penyakit infeksi, khususnya di daerah dengan tingkat malnutrisi tinggi. Ia juga menyoroti peran epidemiologi dalam mengidentifikasi kelompok rentan dan mengevaluasi efektivitas program gizi yang diterapkan di berbagai wilayah.
Antusiasme peserta terlihat dari diskusi interaktif yang terjadi sepanjang sesi. Mahasiswa dan dosen aktif mengajukan pertanyaan serta berbagi pandangan terkait tantangan implementasi program makan bergizi gratis di Indonesia. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pemicu bagi akademisi dan praktisi kesehatan masyarakat untuk terus mengembangkan strategi intervensi gizi berbasis bukti dalam rangka meningkatkan kesehatan masyarakat secara luas.
Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia Tingkat FOK 2024
Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) adalah program penguatan kapasitas ormawa melalui serangkaian proses pembinaan ormawa oleh PT yang diimplementasikan dalam program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.