
Gorontalo, 2 Maret 2026 — Program Studi Pendidikan Profesi Ners Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK) Universitas Negeri Gorontalo melaksanakan kegiatan penerimaan mahasiswa Profesi Ners Stase Keperawatan Keluarga dan Gerontik (KKG) Angkatan 23 di Kecamatan Tilango pada Senin, 2 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi awal dari pelaksanaan stase bagi mahasiswa profesi ners dalam mengimplementasikan ilmu, keterampilan, dan sikap profesional secara langsung di tengah masyarakat.
Penerimaan mahasiswa stase KKG ini merupakan bagian penting dari proses pendidikan profesi ners, khususnya dalam memperkuat kompetensi mahasiswa dalam memberikan asuhan keperawatan keluarga dan gerontik. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami kondisi kesehatan masyarakat secara lebih dekat, sekaligus mengembangkan pendekatan pelayanan keperawatan yang komprehensif, humanis, dan berbasis kebutuhan lapangan.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme. Kehadiran mahasiswa di Kecamatan Tilango diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang bermakna, terutama dalam membangun kemampuan komunikasi, pengkajian, intervensi, edukasi kesehatan, serta pendampingan kepada keluarga dan kelompok lanjut usia di masyarakat.
Salah satu dosen Keperawatan yang turut mendampingi kegiatan ini menyampaikan bahwa stase KKG memiliki peran strategis dalam membentuk kepekaan sosial dan profesionalisme mahasiswa sebagai calon perawat.
“Stase KKG merupakan salah satu tahapan penting dalam pendidikan profesi ners karena mahasiswa tidak hanya belajar dari teori, tetapi langsung berhadapan dengan realitas kesehatan di masyarakat. Di sini mereka dituntut untuk mampu menerapkan ilmu keperawatan keluarga dan gerontik secara nyata, sekaligus membangun empati, komunikasi, dan tanggung jawab profesional,” ujarnya.
Ia juga berharap mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar secara maksimal dan menunjukkan etika profesi yang baik selama berada di lokasi praktik.
“Kami berharap seluruh mahasiswa dapat menjalani stase ini dengan sungguh-sungguh, menjaga nama baik institusi, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di Kecamatan Tilango. Pengalaman lapangan seperti ini akan menjadi bekal penting dalam membentuk perawat yang kompeten dan humanis,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu mahasiswa Profesi Ners Angkatan 23 mengaku antusias mengikuti stase KKG di Kecamatan Tilango. Menurutnya, kegiatan ini menjadi kesempatan berharga untuk mengembangkan kompetensi sekaligus belajar langsung dari masyarakat.
“Kami merasa senang dan termotivasi bisa diterima untuk melaksanakan stase KKG di Kecamatan Tilango. Ini menjadi kesempatan bagi kami untuk belajar lebih dekat dengan keluarga dan masyarakat, memahami masalah kesehatan yang ada, serta melatih kemampuan kami dalam memberikan asuhan keperawatan secara langsung,” ungkapnya.
Mahasiswa tersebut juga berharap kegiatan stase dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat, baik bagi mahasiswa maupun masyarakat setempat.
“Kami berharap selama pelaksanaan stase ini kami dapat belajar banyak, meningkatkan keterampilan, dan memberikan kontribusi yang bermanfaat bagi masyarakat. Pengalaman ini tentu akan menjadi bagian penting dalam proses kami menjadi perawat profesional,” tambahnya.
Melalui pelaksanaan stase KKG ini, mahasiswa Profesi Ners Angkatan 23 diharapkan dapat semakin siap menghadapi tantangan praktik keperawatan di berbagai setting pelayanan kesehatan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen Program Studi Pendidikan Profesi Ners FOK UNG dalam mencetak lulusan yang kompeten, berintegritas, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap kesehatan masyarakat.