
| Foto : PLP FOK UNG, Dini Maulani Dai, S.KM. dan Ahmad Rifly Suleman, S.Farm., mengikuti Workshop, Pelatihan, dan Rakerda PPLPI Pengda Suluttenggo Tahun 2026 di FKIP Universitas Tadulako, Palu, pada 24–25 Juni 2026. |
Palu, 24 Juni 2026 — Dua Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP) Fakultas Olahraga dan Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo (FOK UNG) mengikuti Workshop, Pelatihan, dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PPLPI Pengda Suluttenggo Tahun 2026 yang dilaksanakan pada 24–25 Juni 2026 di FKIP Universitas Tadulako, Palu.
Kegiatan tersebut mengangkat tema “Peningkatan Kompetensi dan Profesionalisme Pengelola Laboratorium Pendidikan Menuju Laboratorium yang Mandiri dan Inovatif.” Forum ini menjadi ruang penting bagi para pengelola laboratorium pendidikan untuk memperkuat kompetensi, memperluas jejaring, serta menyamakan persepsi dalam pengembangan tata kelola laboratorium yang lebih profesional.
Adapun PLP FOK UNG yang hadir dalam kegiatan tersebut yakni Dini Maulani Dai, S.KM. dan Ahmad Rifly Suleman, S.Farm. Keduanya mengikuti rangkaian kegiatan workshop, pelatihan, serta rakerda yang membahas berbagai aspek pengelolaan laboratorium pendidikan, mulai dari peningkatan layanan laboratorium, manajemen alat dan bahan, keselamatan kerja, inovasi layanan, hingga penguatan peran PLP dalam mendukung mutu pembelajaran dan penelitian.
Salah satu peserta dari FOK UNG, Ahmad Rifly Suleman, S.Farm., menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan banyak wawasan baru terkait pengelolaan laboratorium pendidikan yang lebih adaptif dan inovatif.
“Kegiatan workshop, pelatihan, dan rakerda ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai PLP, karena memberikan penguatan kompetensi dalam pengelolaan laboratorium yang lebih profesional, mandiri, dan inovatif. Banyak hal yang dapat kami pelajari, terutama terkait tata kelola laboratorium, keselamatan kerja, pelayanan praktikum, serta bagaimana laboratorium dapat terus berkembang mendukung proses akademik di fakultas,” ujar Ahmad Rifly.
Ia menambahkan bahwa keikutsertaan PLP FOK UNG dalam kegiatan ini menjadi langkah penting untuk meningkatkan kualitas layanan laboratorium di lingkungan fakultas. Menurutnya, laboratorium memiliki peran strategis dalam mendukung kegiatan pembelajaran, praktikum, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Kami berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh dari kegiatan ini dapat diterapkan di laboratorium FOK UNG. Ke depan, laboratorium tidak hanya menjadi tempat praktikum, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran yang produktif, aman, tertata, dan mampu mendukung inovasi akademik,” tambahnya.
Pelaksanaan workshop dan rakerda ini juga menjadi ajang silaturahmi dan koordinasi antar-PLP di wilayah Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo. Melalui forum tersebut, peserta dapat berbagi pengalaman, tantangan, serta praktik baik dalam pengelolaan laboratorium pendidikan di masing-masing institusi.
Dengan keikutsertaan dalam kegiatan ini, PLP FOK UNG diharapkan semakin siap berkontribusi dalam penguatan mutu layanan laboratorium, peningkatan profesionalisme tenaga laboratorium, serta pengembangan laboratorium pendidikan yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing.
Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia Tingkat FOK 2024
Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) adalah program penguatan kapasitas ormawa melalui serangkaian proses pembinaan ormawa oleh PT yang diimplementasikan dalam program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.