
Gorontalo, 20–22 Agustus 2026 — Mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Ners Fakultas Olahraga dan Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo (FOK UNG) mengikuti kegiatan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) yang diselenggarakan oleh Health Training Center (HTC) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) secara luring pada 20–22 Agustus 2026 bertempat di Damhil Hotel Gorontalo.
Kegiatan BTCLS ini menjadi bagian penting dalam rangkaian pendidikan profesi ners untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam memberikan penanganan awal pada kondisi kegawatdaruratan. Melalui pelatihan ini, mahasiswa dibekali keterampilan dalam melakukan bantuan hidup dasar, penanganan trauma, serta pengambilan keputusan cepat dan tepat dalam situasi kritis.
Pelatihan BTCLS dirancang sebagai pembelajaran berbasis praktik yang mengintegrasikan pengetahuan teoritis dengan keterampilan klinis. Mahasiswa Profesi Ners Angkatan XXV mendapatkan pembekalan mengenai konsep kegawatdaruratan, penanganan pasien trauma, resusitasi jantung paru, manajemen jalan napas, serta berbagai keterampilan dasar yang diperlukan dalam pelayanan keperawatan.
Koordinator Program Studi Pendidikan Profesi Ners FOK UNG, Ns. Ibrahim Suleman, S.Kep., M.Kep., menyampaikan bahwa kegiatan BTCLS merupakan tahapan penting dalam mempersiapkan mahasiswa sebelum menjalani praktik profesi di berbagai lahan klinik.
“BTCLS menjadi salah satu kompetensi dasar yang wajib dimiliki oleh mahasiswa profesi ners. Melalui pelatihan ini, mahasiswa tidak hanya memahami konsep kegawatdaruratan, tetapi juga mampu melakukan tindakan secara tepat, cepat, dan sesuai standar pelayanan kesehatan,” ujar Ns. Ibrahim.
Ia menambahkan bahwa kemampuan kegawatdaruratan merupakan bagian dari profesionalisme seorang perawat.
“Seorang ners harus memiliki kesiapan dalam menghadapi berbagai kondisi klinis, termasuk situasi yang membutuhkan respons segera. Kami berharap seluruh mahasiswa Profesi Ners Angkatan XXV dapat mengikuti pelatihan ini dengan serius dan mampu menerapkan kompetensi yang diperoleh dalam praktik pelayanan keperawatan,” tambahnya.
Pelaksanaan BTCLS secara luring memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melakukan praktik langsung melalui simulasi dan pembelajaran keterampilan klinis. Dengan pendampingan instruktur HTC UNG, mahasiswa mendapatkan pengalaman belajar yang mendekati kondisi nyata di lapangan.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya FOK UNG dalam memastikan mahasiswa Profesi Ners memiliki kesiapan kompetensi sebelum memasuki dunia praktik profesional. Melalui pelatihan BTCLS, mahasiswa diharapkan mampu memberikan pelayanan keperawatan yang aman, profesional, dan berorientasi pada keselamatan pasien.
Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia Tingkat FOK 2024
Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) adalah program penguatan kapasitas ormawa melalui serangkaian proses pembinaan ormawa oleh PT yang diimplementasikan dalam program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.