Resmi Diterima di Desa Tenggela, Mahasiswa Profesi Ners KKG Kelompok 4 Siap Implementasikan Ilmu di Masyarakat

Oleh: Indeks S. Keku . 2 Maret 2026 . 17:38:40

Gorontalo, 2 Maret 2026 — Mahasiswa Pendidikan Profesi Ners Stase Keperawatan Keluarga dan Gerontik (KKG) Kelompok 4 Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK) Universitas Negeri Gorontalo resmi diterima untuk melaksanakan praktik di Desa Tenggela, Kecamatan Tilango, pada Senin, 2 Maret 2026.

Kegiatan penerimaan ini menjadi langkah awal bagi mahasiswa profesi ners dalam menjalankan stase KKG sebagai bagian dari proses pendidikan profesi. Melalui praktik ini, mahasiswa diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu keperawatan secara langsung di tengah masyarakat, khususnya dalam memberikan asuhan keperawatan keluarga dan gerontik secara komprehensif, humanis, dan profesional.

Pelaksanaan stase KKG di Desa Tenggela merupakan bagian penting dalam pembentukan kompetensi mahasiswa, karena memberikan pengalaman nyata untuk memahami kondisi kesehatan masyarakat, melakukan pengkajian, menyusun intervensi, serta memberikan edukasi kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan warga. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memperkuat kemampuan komunikasi, empati, dan tanggung jawab profesional sebagai calon perawat.

Suasana penerimaan berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme. Kehadiran mahasiswa Profesi Ners Stase KKG Kelompok 4 disambut sebagai bentuk sinergi antara institusi pendidikan dan masyarakat dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan berbasis komunitas.

Kepala Desa Tenggela dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa Profesi Ners di wilayahnya. Menurutnya, kegiatan praktik ini tidak hanya menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat melalui edukasi dan pendampingan kesehatan.

Kami menyambut baik kehadiran mahasiswa Profesi Ners di Desa Tenggela. Kami berharap keberadaan mereka dapat memberikan manfaat positif bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan pemahaman tentang kesehatan keluarga dan lansia. Ini juga menjadi bentuk kerja sama yang baik antara institusi pendidikan dan desa dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat,” ujar Kepala Desa Tenggela.

Ia juga berharap mahasiswa dapat menjalankan praktik dengan baik serta membangun komunikasi yang positif dengan masyarakat selama berada di lokasi stase.

Kami berharap mahasiswa dapat berbaur dengan masyarakat, memahami kondisi yang ada, dan memberikan kontribusi yang nyata melalui edukasi maupun pelayanan kesehatan yang dilakukan. Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan memberi manfaat bagi semua pihak,” tambahnya.

Melalui stase ini, mahasiswa akan belajar secara langsung bagaimana membangun pendekatan keperawatan keluarga dan gerontik yang efektif, sekaligus memahami dinamika persoalan kesehatan di masyarakat. Pengalaman lapangan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal penting dalam membentuk lulusan profesi ners yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga peka terhadap kebutuhan sosial dan kesehatan masyarakat.

Program Studi Pendidikan Profesi Ners FOK UNG berharap kegiatan praktik di Desa Tenggela dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi semua pihak, baik bagi mahasiswa sebagai peserta didik maupun bagi masyarakat sebagai mitra dalam proses pembelajaran lapangan.

Dengan dimulainya stase KKG Kelompok 4 di Desa Tenggela, mahasiswa diharapkan mampu mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh, menjaga nama baik institusi, serta memberikan kontribusi positif melalui pelayanan dan edukasi kesehatan kepada masyarakat di Kecamatan Tilango.

Informasi

Agenda