
| Foto : Jurusan Farmasi FOK UNG melaksanakan Yudisium Sarjana Farmasi di Gedung OSCE FOK UNG, Jumat, 19 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi lulusan untuk melanjutkan pengabdian dan kontribusi di bidang kefarmasian. |
Gorontalo, 19 Juni 2026 — Jurusan Farmasi Fakultas Olahraga dan Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo (FOK UNG) melaksanakan Yudisium Sarjana Farmasi pada Jumat, 19 Juni 2026, bertempat di Gedung OSCE FOK UNG. Kegiatan tersebut berlangsung mulai pukul 13.00 WITA sampai selesai.
Yudisium ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa Sarjana Farmasi yang telah menyelesaikan seluruh proses akademik dan dinyatakan memenuhi syarat kelulusan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi penanda bahwa para lulusan siap melangkah ke tahap berikutnya, baik melanjutkan pendidikan profesi, memasuki dunia kerja, maupun berkontribusi di berbagai bidang kefarmasian.
Dekan FOK UNG, Dr. Hartono Hadjarati, M.Pd., menyampaikan bahwa yudisium bukan hanya seremoni kelulusan, tetapi juga awal dari tanggung jawab baru bagi lulusan untuk menjaga nama baik almamater dan menerapkan ilmu yang telah diperoleh secara profesional.
“Yudisium ini merupakan pencapaian penting bagi para lulusan Sarjana Farmasi. Namun, setelah ini ada tanggung jawab yang lebih besar, yaitu bagaimana ilmu yang diperoleh dapat diterapkan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat. Kami berharap lulusan Farmasi FOK UNG mampu menjadi sumber daya manusia yang kompeten, berintegritas, adaptif, dan siap berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan,” ujar Dr. Hartono.
Ia juga menegaskan bahwa FOK UNG terus berkomitmen memperkuat mutu pendidikan, fasilitas pembelajaran, serta pengembangan kompetensi mahasiswa agar lulusan mampu bersaing dan menjawab kebutuhan dunia kesehatan yang terus berkembang.
Sementara itu, Ketua Jurusan Farmasi FOK UNG, Dr. Teti Sutriyati Tuloli, M.Si., Apt., menyampaikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa yang telah berhasil menyelesaikan studi. Ia berharap para lulusan terus menjaga semangat belajar, etika profesi, dan komitmen terhadap pengembangan ilmu kefarmasian.
“Kami menyampaikan selamat kepada seluruh peserta yudisium Sarjana Farmasi. Capaian ini adalah hasil dari proses panjang, kerja keras, disiplin, dan dukungan berbagai pihak. Kami berharap para lulusan tidak berhenti belajar, terus meningkatkan kompetensi, serta menjunjung tinggi nilai profesionalisme dalam bidang kefarmasian,” ungkap Dr. Teti.
Ia menambahkan bahwa lulusan Sarjana Farmasi memiliki peluang luas untuk berperan dalam pelayanan kesehatan, industri farmasi, riset, regulasi, edukasi obat, serta pengembangan produk kesehatan. Karena itu, lulusan diharapkan mampu membawa semangat inovasi dan pengabdian dalam setiap langkah kariernya.
Pelaksanaan yudisium berlangsung khidmat dan penuh rasa syukur. Melalui kegiatan ini, Jurusan Farmasi FOK UNG menegaskan komitmennya untuk terus menghasilkan lulusan yang unggul, berdaya saing, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta pembangunan kesehatan di daerah maupun nasional.
Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia Tingkat FOK 2024
Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) adalah program penguatan kapasitas ormawa melalui serangkaian proses pembinaan ormawa oleh PT yang diimplementasikan dalam program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.