Tanamkan Kebiasaan Sehat Sejak Kecil, KKN Profesi Kesehatan Ajarkan Cuci Tangan dan Sikat Gigi di TK Beringin 1 Limehe Barat

Oleh: Indeks S. Keku . 23 Juli 2026 . 21:33:04

Foto : Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo melaksanakan edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada anak-anak TK Beringin 1 Desa Limehe Barat, Kecamatan Tabongo, Kabupaten Gorontalo, Kamis, 23 Juli 2026. Kegiatan ini mengenalkan kebiasaan mencuci tangan dan menyikat gigi dengan benar melalui nyanyian, video edukatif, dan praktik langsung menggunakan alat peraga.

 

Gorontalo, 23 Juli 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo menggelar kegiatan edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bagi anak-anak TK Beringin 1, Desa Limehe Barat, Kecamatan Tabongo, Kabupaten Gorontalo, pada Kamis, 23 Juli 2026.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya menanamkan kebiasaan hidup bersih dan sehat sejak usia dini melalui metode pembelajaran yang menyenangkan, interaktif, dan mudah dipahami oleh anak-anak. Edukasi difokuskan pada dua kebiasaan dasar yang penting dalam kehidupan sehari-hari, yaitu mencuci tangan dengan benar dan menyikat gigi secara tepat.

Kegiatan berlangsung penuh keceriaan dan dipandu oleh Salsabila Putri Mansyur selaku moderator. Dengan pendekatan yang komunikatif dan ceria, anak-anak diajak untuk aktif mengikuti setiap rangkaian kegiatan, mulai dari mendengarkan materi, bernyanyi, menonton video edukatif, hingga mempraktikkan langsung gerakan yang diajarkan.

Materi pertama mengenai cara mencuci tangan yang baik dan benar menurut standar WHO disampaikan oleh Fabila Nur Ananda R. Gani. Dalam penyampaiannya, ia menjelaskan langkah-langkah mencuci tangan yang tepat, serta waktu-waktu penting untuk mencuci tangan, seperti sebelum makan, setelah bermain, setelah dari toilet, dan setelah memegang benda kotor.

Agar materi lebih mudah dipahami, edukasi mencuci tangan juga disertai dengan peragaan gerakan yang diiringi nyanyian. Anak-anak tampak antusias mengikuti gerakan tersebut, sehingga pembelajaran menjadi lebih menyenangkan dan mudah diingat.

Selanjutnya, materi mengenai cara menyikat gigi yang baik dan benar disampaikan oleh Nurul Alya Bano. Materi ini diberikan melalui tayangan video edukatif yang diiringi lagu-lagu anak, sehingga mampu menarik perhatian peserta. Anak-anak juga diajak mempraktikkan cara menyikat gigi menggunakan alat peraga berupa gambar mulut dan gigi yang disikat dengan sikat gigi mainan.

Metode pembelajaran menggunakan video, lagu, dan alat peraga tersebut membantu anak-anak memahami teknik menyikat gigi dengan benar secara lebih nyata. Melalui praktik langsung, anak-anak tidak hanya mendengarkan penjelasan, tetapi juga belajar melakukan kebiasaan sehat secara mandiri.

Koordinator Desa KKN Profesi Kesehatan di Desa Limehe Barat menyampaikan bahwa edukasi PHBS pada anak usia dini sangat penting karena kebiasaan sehat akan lebih mudah terbentuk apabila dikenalkan sejak kecil.

Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak anak-anak TK Beringin 1 untuk mengenal kebiasaan hidup bersih dan sehat dengan cara yang menyenangkan. Cuci tangan dan sikat gigi merupakan kebiasaan sederhana, tetapi sangat penting untuk mencegah penyakit dan menjaga kesehatan anak sejak dini,” ujar Koordinator Desa.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung lingkungan pendidikan yang sehat di Desa Limehe Barat.

Kami berharap anak-anak dapat mengingat dan mempraktikkan kebiasaan ini di rumah maupun di sekolah. Selain itu, edukasi seperti ini juga diharapkan dapat mendorong orang tua dan guru untuk terus mendampingi anak-anak dalam menerapkan PHBS setiap hari,” tambahnya.

Kegiatan edukasi ini disambut dengan antusias oleh siswa TK Beringin 1. Melalui kombinasi nyanyian, video edukatif, praktik langsung, dan alat peraga, anak-anak tampak lebih mudah memahami materi yang diberikan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo berharap edukasi PHBS dapat menjadi bekal awal bagi anak-anak dalam membentuk kebiasaan hidup bersih dan sehat sejak dini. Program ini juga menjadi bentuk pengabdian mahasiswa dalam meningkatkan kesadaran kesehatan di lingkungan pendidikan usia dini Desa Limehe Barat.

Agenda

29 Februari 2024

Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia Tingkat FOK 2024

Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia Tingkat FOK 2024

27 - 28 Februari 2024

Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa)

Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) adalah program penguatan kapasitas ormawa melalui serangkaian proses pembinaan ormawa oleh PT yang diimplementasikan dalam program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.