
Gorontalo, 24 Desember 2025 — Tim Medis Universitas Negeri Gorontalo (UNG) yang tergabung dalam respon tanggap darurat bencana banjir di Pidie Jaya, Aceh, resmi kembali ke Gorontalo setelah menjalani misi kemanusiaan selama 17 hingga 24 Desember 2025. Selama delapan hari, tim medis UNG memberikan layanan kesehatan kepada ribuan korban banjir yang terdampak di wilayah tersebut.
Rangkaian kegiatan penutupan misi kemanusiaan ini ditandai dengan penyaluran bantuan logistik kepada masyarakat yang terdampak bencana. Bantuan yang disalurkan mencakup obat-obatan, alat kesehatan, kebutuhan ibu dan anak, kebutuhan harian darurat, serta bantuan pangan dan air bersih. Bantuan tersebut disalurkan ke delapan posko pengungsian, menjangkau sekitar 6.000 warga yang terperangkap oleh banjir dan membutuhkan kebutuhan dasar.
Kepulangan tim ini disambut dengan rasa bangga dan haru oleh pihak Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK) UNG, yang memberikan apresiasi atas dedikasi dan keberhasilan tim medis dalam menjalankan misi kemanusiaan. Dr. Nasrun Pakaya, S.Kep., Ns., M.Kep, salah satu tenaga medis dan perawat yang tergabung dalam tim, menyampaikan pengalamannya selama bertugas. “Kami menghadapi tantangan yang sangat besar, tetapi alhamdulillah, kami berhasil memberikan perawatan yang diperlukan dan membantu meringankan beban korban banjir. Dengan dukungan penuh dari UNG, kami bisa menyalurkan bantuan yang sangat dibutuhkan oleh warga terdampak. Saya berharap pengalaman ini bisa menjadi pelajaran bagi kita semua untuk selalu siap siaga menghadapi bencana,” ujar Dr. Nasrun Pakaya.

Tim medis UNG juga berhasil memberikan pengobatan kepada warga yang menderita penyakit akibat banjir, seperti infeksi saluran pernapasan, diare, penyakit kulit, dan perawatan luka. Selain itu, mereka juga melakukan pemantauan kesehatan jangka panjang terhadap warga yang terpapar dampak bencana, serta melakukan edukasi terkait kebersihan lingkungan untuk mencegah penyebaran penyakit.
Selama misi, tim medis UNG bekerja sama dengan pihak Puskesmas, organisasi kemanusiaan, dan relawan lokal untuk memastikan distribusi bantuan dan layanan kesehatan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan ini juga didukung oleh Kemdiktisaintek dalam program pengabdian kepada masyarakat. Dr. Nasrun Pakaya mengucapkan terima kasih kepada semua tim Fakultas Kedokteran UNG dan Ketua Tim Medis UNG Dr. dr. Zuhriana K. Yusuf, M.Kes, terutama kepada Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, ST., MT, yang telah memberikan izin dan dukungan penuh bagi tim bencana UNG untuk turut serta dalam pengabdian ini. “Terima kasih kepada Bapak Rektor dan seluruh jajaran pimpinan UNG yang telah memberikan kesempatan bagi kami untuk turun langsung ke lapangan dan membantu masyarakat terdampak bencana. Ini adalah bukti nyata komitmen UNG dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” tambah Dr. Nasrun Pakaya.

Dengan kepulangan tim medis ini, UNG semakin memperkuat komitmennya untuk berkontribusi dalam misi kemanusiaan dan pengurangan dampak bencana. Semangat untuk membantu sesama ini diharapkan bisa terus berlanjut dan menjadi bagian dari upaya membangun bangsa yang lebih kuat, terutama dalam hal kesiapsiagaan bencana dan respons kesehatan darurat.
Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia Tingkat FOK 2024
Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) adalah program penguatan kapasitas ormawa melalui serangkaian proses pembinaan ormawa oleh PT yang diimplementasikan dalam program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.