
GORONTALO – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PK) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Tahun 2026 yang bertugas di Desa Bulota melaksanakan Seminar Awal Program Kerja di Kantor Desa Bulota pada Senin (20/7/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam memperkenalkan program kerja yang akan dilaksanakan selama masa pengabdian sekaligus membangun sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan Desa Bulota.
Seminar awal dihadiri oleh Kepala Desa Bulota Burhan Rachman, S.Sos., Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. Ridha Hafid, S.ST., M.Kes., perangkat desa, bidan desa, kader kesehatan, tokoh masyarakat, serta masyarakat setempat. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, pembacaan doa, menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Koordinator Desa Ikhsan Y. Idrus, Kepala Desa, dan Dosen Pembimbing Lapangan sebelum memasuki sesi pemaparan program kerja mahasiswa KKN-PK UNG.
Dalam sambutannya, Koordinator Desa Ikhsan Y. Idrus menyampaikan bahwa seminar awal merupakan momentum untuk memperkenalkan seluruh program kerja yang akan dilaksanakan selama masa KKN sekaligus membuka ruang bagi pemerintah desa dan masyarakat untuk memberikan masukan.
“Melalui seminar ini, kami ingin memaparkan program-program kerja yang akan kami laksanakan selama kurang lebih 45 hari ke depan. Seluruh program tersebut disusun berdasarkan hasil observasi dan identifikasi kebutuhan masyarakat serta mengacu pada potensi yang dimiliki Desa Bulota. Kami berharap program yang kami rancang dapat memperoleh masukan dari pemerintah desa, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat sehingga pelaksanaannya benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Besar harapan kami agar selama pelaksanaan KKN nanti dapat terjalin kerja sama, komunikasi, dan dukungan yang baik sehingga seluruh program dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Bulota," ujar Koordinator Desa.”
Pada kesempatan tersebut, mahasiswa mengangkat tema "Hilirisasi Ti-Milucang (Ti Milu Wau Kacang): Edukasi dan Pemanfaatan Pangan Lokal Gorontalo Berbasis Kearifan Lokal untuk Mendukung Akselerasi Target Zero-Death AKI dan AKA." Tema tersebut menjadi landasan pelaksanaan berbagai program yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan pangan lokal sebagai salah satu upaya mendukung peningkatan kesehatan ibu dan anak sekaligus memperkuat potensi desa.
Selain program unggulan tersebut, mahasiswa juga memaparkan sejumlah program pendukung, di antaranya edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), edukasi mengenai area privasi bagi anak usia dini, pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG), senam sehat bersama masyarakat, pembangunan jembatan refleksi sebagai sarana penunjang kesehatan, serta berbagai kegiatan pemberdayaan lainnya yang disusun berdasarkan hasil observasi dan identifikasi kebutuhan masyarakat Desa Bulota.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Bulota Burhan Rachman, S.Sos. menyampaikan harapan agar mahasiswa KKN-PK UNG dapat menjalankan pengabdian dengan penuh semangat dan mampu membangun kolaborasi yang baik bersama pemerintah desa maupun masyarakat.
“Mahasiswa KKN diharapkan memiliki semangat kerja yang baik selama melaksanakan pengabdian di Desa Bulota. Seluruh program kerja yang telah direncanakan diharapkan dapat terlaksana dengan baik dan sukses melalui kerja sama antara mahasiswa KKN, pemerintah desa, serta masyarakat," ujar Kepala Desa Bulota.”
Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan Dr. Ridha Hafid, S.ST., M.Kes. menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan KKN memerlukan dukungan dari pemerintah desa dan masyarakat agar seluruh program dapat berjalan sesuai rencana.
“Kepada pemerintah desa dan masyarakat, kami mengharapkan arahan, bimbingan, serta dukungan selama mahasiswa melaksanakan pengabdian. Semoga seluruh program yang telah direncanakan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Bulota," tutur Dr. Ridha Hafid.”
Setelah pemaparan program kerja, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi bersama. Pada kesempatan tersebut, Bidan Desa menyampaikan sejumlah masukan terkait pelaksanaan program kesehatan di Desa Bulota. Disampaikan bahwa sejak tahun 2025 pelayanan Posyandu telah berjalan secara rutin dan mencakup pelayanan bagi ibu hamil, balita, serta lansia. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan dapat berkolaborasi dengan bidan desa dan kader kesehatan, baik dalam pelaksanaan pelayanan maupun dalam proses pengambilan data di lapangan.
Selain itu, mahasiswa juga diinformasikan mengenai agenda kegiatan Posyandu yang akan dilaksanakan pada tanggal 9 sehingga diharapkan dapat berpartisipasi secara aktif. Bidan Desa juga menekankan pentingnya keterlibatan mahasiswa dalam mengumpulkan data dan informasi mengenai kelompok lansia sebagai salah satu dasar penyusunan program kesehatan yang tepat sasaran.
Melalui sesi diskusi tersebut, pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat memberikan berbagai masukan serta saran konstruktif terhadap program-program yang telah dipaparkan. Masukan tersebut diharapkan dapat menjadi penyempurna dalam pelaksanaan program kerja sehingga kegiatan yang akan dilaksanakan selama masa KKN benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat Desa Bulota.
Melalui Seminar Awal Program Kerja ini diharapkan terjalin kerja sama yang erat antara mahasiswa KKN-PK Universitas Negeri Gorontalo, Pemerintah Desa Bulota, tenaga kesehatan, dan masyarakat sehingga seluruh program yang telah dirancang dapat terlaksana secara optimal serta memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat Desa Bulota.
Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia Tingkat FOK 2024
Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) adalah program penguatan kapasitas ormawa melalui serangkaian proses pembinaan ormawa oleh PT yang diimplementasikan dalam program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.