
Gorontalo, 29 April 2026 — Fakultas Olahraga dan Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo kembali menegaskan mutu pendidikan profesinya melalui pelaksanaan Yudisium Program Studi Pendidikan Profesi Ners Angkatan XXII yang digelar pada Rabu, 29 April 2026, pukul 10.00 WITA. Kegiatan yudisium ini diikuti oleh 66 mahasiswa, dengan 65 mahasiswa hadir secara langsung di Aula FE UNG dan 1 mahasiswa mengikuti secara daring melalui Zoom.
Pelaksanaan yudisium kali ini menjadi momentum yang sangat membanggakan karena seluruh peserta Angkatan XXII telah mencatatkan capaian luar biasa, yakni 100 persen kompeten pada Uji Kompetensi (UKOM) Ners. Capaian tersebut tidak hanya menjadi penanda keberhasilan mahasiswa dalam menuntaskan tahapan akademik dan profesi, tetapi juga mempertegas kualitas pembinaan, pendampingan, dan proses pendidikan yang dijalankan oleh Program Studi Pendidikan Profesi Ners FOK UNG.
Yudisium ini menjadi titik penting dalam perjalanan akademik para mahasiswa profesi, karena menandai berakhirnya proses pendidikan formal sekaligus membuka gerbang pengabdian yang lebih luas di dunia pelayanan kesehatan. Dengan hasil UKOM 100 persen kompeten, para lulusan tidak hanya diakui telah menyelesaikan pendidikan profesi, tetapi juga menunjukkan kesiapan untuk menjalankan peran sebagai perawat profesional yang kompeten, humanis, dan berintegritas.
Suasana yudisium berlangsung khidmat dan penuh rasa syukur. Kehadiran peserta secara luring dan daring menunjukkan semangat kebersamaan yang tetap terjaga dalam momentum penting tersebut. Bagi mahasiswa, yudisium ini merupakan buah dari proses panjang yang diwarnai perjuangan akademik, praktik klinik, pembelajaran intensif, serta kesiapan mental dan profesional dalam menghadapi dunia kerja.
Dekan Fakultas Olahraga dan Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas capaian Angkatan XXII yang berhasil menorehkan kelulusan kompetensi secara sempurna.
“Yudisium ini menjadi momentum yang sangat membanggakan bagi Fakultas Olahraga dan Kesehatan, khususnya Program Studi Pendidikan Profesi Ners. Keberhasilan 66 mahasiswa Angkatan XXII yang dinyatakan 100 persen kompeten pada UKOM Ners adalah bukti nyata kualitas proses pendidikan, kesungguhan mahasiswa, serta dedikasi dosen dan seluruh tim pembimbing. Kami berharap para lulusan mampu menjaga nama baik almamater, menjunjung tinggi etika profesi, dan hadir sebagai perawat yang profesional, kompeten, serta memberi pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Dekan FOK UNG.
Lebih lanjut, yudisium ini tidak hanya menjadi seremoni akademik, tetapi juga refleksi atas komitmen institusi dalam mencetak lulusan yang berkualitas dan siap menjawab tantangan dunia kesehatan yang terus berkembang. Dalam konteks pendidikan profesi, capaian kompetensi 100 persen merupakan indikator penting yang memperlihatkan efektivitas pembelajaran, penguatan keterampilan klinik, dan kesiapan lulusan memasuki dunia praktik keperawatan.
Bagi Program Studi Pendidikan Profesi Ners, capaian ini menjadi energi positif untuk terus mempertahankan dan meningkatkan mutu. Di tengah tuntutan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks, lulusan profesi Ners dituntut tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga kepekaan sosial, kemampuan komunikasi, dan komitmen terhadap keselamatan pasien.
Dengan pelaksanaan Yudisium Program Studi Pendidikan Profesi Ners Angkatan XXII ini, FOK UNG kembali menegaskan posisinya sebagai institusi pendidikan kesehatan yang konsisten melahirkan lulusan unggul dan berdaya saing. Capaian 100 persen kompeten UKOM menjadi kebanggaan bersama sekaligus harapan baru bagi lahirnya perawat-perawat profesional yang siap mengabdi untuk masyarakat, daerah, dan bangsa.
Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia Tingkat FOK 2024
Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) adalah program penguatan kapasitas ormawa melalui serangkaian proses pembinaan ormawa oleh PT yang diimplementasikan dalam program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.