
| Foto : Sebanyak 74 mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Ners Angkatan XXV FOK UNG mengikuti penerimaan Kepaniteraan Umum (PANUM), Senin, 3 Agustus 2026. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Dekan FOK UNG Dr. Hartono Hadjarati, S.Pd., M.Pd., AIFO.P., dan turut dihadiri Wakil Dekan Bidang Akademik Dr. Nasrun Pakaya, M.Kep. |
Gorontalo, 3 Agustus 2026 — Program Studi Pendidikan Profesi Ners Fakultas Olahraga dan Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo (FOK UNG) melaksanakan kegiatan penerimaan Kepaniteraan Umum (PANUM) bagi mahasiswa Profesi Ners Angkatan XXV pada Senin, 3 Agustus 2026, pukul 08.00 WITA.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Dekan FOK UNG, Dr. Hartono Hadjarati, S.Pd., M.Pd., AIFO.P., dan turut dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Akademik FOK UNG, Dr. Nasrun Pakaya, M.Kep. Sebanyak 74 mahasiswa Profesi Ners Angkatan XXV mengikuti kegiatan PANUM sebagai tahapan awal sebelum memasuki rangkaian pendidikan profesi secara lebih lanjut.
Kepaniteraan Umum akan berlangsung selama dua minggu, mulai 3 Agustus hingga 15 Agustus 2026. Setelah pelaksanaan PANUM, mahasiswa akan melanjutkan kegiatan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) selama satu minggu sebagai penguatan kompetensi dasar kegawatdaruratan sebelum menjalani praktik profesi di berbagai lahan klinik.
Dekan FOK UNG, Dr. Hartono Hadjarati, S.Pd., M.Pd., AIFO.P., dalam arahannya menyampaikan bahwa PANUM merupakan tahapan penting untuk mempersiapkan mahasiswa sebelum memasuki dunia praktik profesi. Menurutnya, mahasiswa Profesi Ners harus memiliki kesiapan akademik, mental, etika, dan keterampilan dasar dalam memberikan pelayanan keperawatan.
“Kepaniteraan Umum ini menjadi langkah awal bagi mahasiswa Profesi Ners Angkatan XXV untuk memahami tata laksana pendidikan profesi, etika pelayanan, kedisiplinan, serta tanggung jawab sebagai calon tenaga kesehatan. Kami berharap seluruh mahasiswa dapat mengikuti kegiatan ini dengan serius, menjaga sikap profesional, dan mempersiapkan diri sebaik mungkin sebelum memasuki praktik di lahan klinik,” ujar Dr. Hartono.
Ia menambahkan bahwa FOK UNG terus berkomitmen menyiapkan lulusan ners yang kompeten, humanis, berintegritas, dan siap menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.
“Mahasiswa Profesi Ners harus mampu menunjukkan kemampuan terbaik, tidak hanya dari aspek pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga dari sikap, komunikasi, empati, dan tanggung jawab. Melalui PANUM dan BTCLS, kami berharap mahasiswa semakin siap menjalani proses pendidikan profesi dengan baik,” tambahnya.
Koordinator Program Studi Pendidikan Profesi Ners, Ns. Ibrahim Suleman, S.Kep., M.Kep., menyampaikan bahwa PANUM dirancang untuk memberikan pembekalan awal kepada mahasiswa sebelum memasuki stase profesi. Kegiatan ini menjadi ruang penguatan pemahaman terkait aturan akademik, kompetensi profesi, mekanisme pembimbingan, serta kesiapan mahasiswa dalam menjalani praktik keperawatan.
“PANUM merupakan bagian penting dalam proses transisi mahasiswa dari tahap akademik menuju tahap profesi. Selama dua minggu, mahasiswa akan memperoleh pembekalan yang berkaitan dengan pelaksanaan pendidikan profesi, tata tertib, capaian kompetensi, serta kesiapan menghadapi praktik klinik. Setelah itu, mahasiswa akan mengikuti BTCLS sebagai penguatan keterampilan kegawatdaruratan,” ujar Ns. Ibrahim.
Ia berharap seluruh mahasiswa dapat memanfaatkan kegiatan ini sebagai bekal untuk menjalani pendidikan profesi secara disiplin, bertanggung jawab, dan berorientasi pada keselamatan pasien.
“Harapan kami, 74 mahasiswa Profesi Ners Angkatan XXV dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik. Mahasiswa harus membangun sikap profesional sejak awal, karena pendidikan profesi menuntut kesiapan, ketelitian, kepedulian, dan komitmen tinggi dalam memberikan asuhan keperawatan,” tambahnya.
Melalui kegiatan penerimaan Kepaniteraan Umum ini, Program Studi Pendidikan Profesi Ners FOK UNG menegaskan komitmennya dalam menyiapkan calon ners yang unggul dan siap memasuki dunia praktik. Rangkaian PANUM dan BTCLS diharapkan menjadi fondasi penting bagi mahasiswa dalam menjalani pendidikan profesi secara optimal.
Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia Tingkat FOK 2024
Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) adalah program penguatan kapasitas ormawa melalui serangkaian proses pembinaan ormawa oleh PT yang diimplementasikan dalam program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.