SMART MOTHER Jadi Program KKN Profesi Kesehatan UNG untuk Dampingi Ibu Hamil di Desa Limehe Barat

Oleh: Indeks S. Keku . 1 Agustus 2026 . 21:04:18

Foto : Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan UNG melaksanakan program SMART MOTHER di Desa Limehe Barat, Kecamatan Tabongo, Kabupaten Gorontalo. Program ini diawali dengan skrining kesehatan melalui kunjungan rumah ibu hamil pada 30 Juli 2026 dan dilanjutkan penyuluhan kesehatan pada 1 Agustus 2026 sebagai upaya meningkatkan pemahaman ibu hamil terkait penggunaan obat yang aman, skrining risiko, dan monitoring terapi selama kehamilan.

 

Gorontalo, 1 Agustus 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo menyelenggarakan program penyuluhan kesehatan bertajuk “SMART MOTHER: Strategi Pendampingan Farmasi melalui Skrining Risiko, Edukasi Obat, dan Monitoring Terapi pada Ibu Hamil” di Desa Limehe Barat, Kecamatan Tabongo, Kabupaten Gorontalo.

Program ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pemahaman ibu hamil terkait pengelolaan obat, pemantauan terapi, serta deteksi dini risiko kesehatan selama masa kehamilan. Melalui kegiatan ini, ibu hamil diharapkan semakin memahami pentingnya penggunaan obat yang aman, pemeriksaan kehamilan secara rutin, dan pendampingan kesehatan yang tepat untuk mendukung kehamilan yang sehat dan aman.

Kegiatan SMART MOTHER dilaksanakan melalui dua tahap utama. Tahap pertama berupa skrining kesehatan yang dilakukan pada Kamis, 30 Juli 2026, dengan mendatangi langsung rumah-rumah ibu hamil di Desa Limehe Barat. Melalui kunjungan tersebut, mahasiswa melakukan pengumpulan data mengenai kondisi kesehatan dan potensi risiko yang mungkin dialami oleh ibu hamil.

Data hasil skrining kemudian diolah oleh mahasiswa Kesehatan Masyarakat melalui diskusi bersama mahasiswa dari jurusan kesehatan lainnya. Hasil pengolahan data tersebut menjadi dasar dalam menyusun materi penyuluhan agar lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kondisi riil ibu hamil di lapangan.

Tahap kedua dilaksanakan pada Sabtu, 1 Agustus 2026, dalam bentuk penyuluhan kesehatan yang merupakan hasil kolaborasi tiga jurusan, yaitu Kedokteran, Farmasi, dan Keperawatan. Mahasiswa Kedokteran memberikan edukasi mengenai kondisi kesehatan umum selama kehamilan, mahasiswa Farmasi menyampaikan materi terkait penggunaan obat yang aman dan monitoring terapi, sedangkan mahasiswa Keperawatan memberikan edukasi mengenai perawatan serta pendampingan ibu hamil dalam kehidupan sehari-hari.

Koordinator Desa KKN Profesi Kesehatan UNG di Desa Limehe Barat menyampaikan bahwa SMART MOTHER dirancang sebagai program pendampingan yang menggabungkan skrining, edukasi, dan monitoring agar ibu hamil memperoleh informasi yang lebih lengkap dan sesuai dengan kebutuhannya.

Melalui program SMART MOTHER, kami ingin membantu ibu hamil di Desa Limehe Barat agar lebih memahami pentingnya penggunaan obat yang aman selama kehamilan, mengenali risiko kesehatan sejak dini, serta rutin memeriksakan kehamilan kepada tenaga kesehatan. Program ini juga menjadi bentuk kolaborasi mahasiswa lintas disiplin kesehatan dalam memberikan edukasi yang lebih komprehensif kepada masyarakat,” ujar Koordinator Desa.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penyuluhan, tetapi juga menekankan pentingnya pendampingan berbasis data hasil skrining lapangan.

Sebelum penyuluhan dilaksanakan, kami melakukan skrining langsung ke rumah-rumah ibu hamil agar materi yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Harapannya, edukasi ini dapat membantu ibu hamil dan keluarga lebih siap menjaga kesehatan selama masa kehamilan,” tambahnya.

Dosen Pembimbing Lapangan KKN Profesi Kesehatan UNG menyampaikan bahwa program SMART MOTHER menjadi contoh penerapan kolaborasi interprofesional dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, pendampingan ibu hamil membutuhkan kerja sama berbagai disiplin ilmu agar pelayanan edukasi yang diberikan lebih menyeluruh.

Program SMART MOTHER menunjukkan bahwa pendampingan ibu hamil perlu dilakukan secara komprehensif, mulai dari skrining risiko, edukasi kesehatan, penggunaan obat yang aman, hingga monitoring terapi. Kolaborasi mahasiswa Kedokteran, Farmasi, Keperawatan, dan Kesehatan Masyarakat menjadi kekuatan penting dalam memberikan pemahaman yang lebih luas kepada ibu hamil,” ungkap Dosen Pembimbing Lapangan.

Untuk mengukur efektivitas kegiatan, panitia memberikan pre-test sebelum penyuluhan dan post-test setelah penyuluhan berlangsung. Evaluasi ini dilakukan untuk mengetahui peningkatan pengetahuan ibu hamil terhadap materi yang telah disampaikan.

Melalui program SMART MOTHER, mahasiswa KKN Profesi Kesehatan UNG berharap ibu hamil di Desa Limehe Barat semakin memahami pentingnya penggunaan obat yang tepat dan aman selama kehamilan, mampu mengenali risiko kesehatan sejak dini, serta lebih aktif memanfaatkan layanan kesehatan.

Kegiatan ini juga diharapkan dapat menciptakan sinergi antardisiplin ilmu kesehatan dalam memberikan pelayanan edukatif kepada masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti ibu hamil. Program SMART MOTHER diharapkan menjadi model pendampingan kesehatan berkelanjutan yang mendukung penurunan risiko komplikasi kehamilan di Desa Limehe Barat, Kecamatan Tabongo, Kabupaten Gorontalo.

Agenda

29 Februari 2024

Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia Tingkat FOK 2024

Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia Tingkat FOK 2024

27 - 28 Februari 2024

Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa)

Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) adalah program penguatan kapasitas ormawa melalui serangkaian proses pembinaan ormawa oleh PT yang diimplementasikan dalam program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.