Dari University of Rochester ke FOK UNG, Expert Lecture Keperawatan Kupas ECG dari Teori hingga Praktik Klinis

Oleh: Indeks S. Keku . 11 Juni 2026 . 15:54:35

Foto : Jurusan Ilmu Keperawatan FOK UNG menyelenggarakan Expert Lecture bertema “Basic Electrocardiography: From Theory to Clinical Application” bersama Sukardi Suba, PhD, RN dari University of Rochester School of Nursing di Aula Keperawatan FOK UNG, Rabu, 11 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi upaya penguatan kompetensi mahasiswa dalam memahami ECG dari teori hingga aplikasi klinis.

 

Gorontalo, 11 Juni 2026 — Jurusan Ilmu Keperawatan Fakultas Olahraga dan Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo (FOK UNG) menyelenggarakan kegiatan Expert Lecture bertema “Basic Electrocardiography: From Theory to Clinical Application” di Aula Keperawatan FOK UNG, Rabu, 11 Juni 2026.

Kegiatan ini menghadirkan pemateri Sukardi Suba, PhD, RN dari University of Rochester School of Nursing. Kehadiran pemateri dari salah satu institusi pendidikan keperawatan internasional tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi mahasiswa dan civitas akademika Jurusan Ilmu Keperawatan FOK UNG untuk memperdalam pengetahuan tentang dasar-dasar elektrokardiografi atau Electrocardiography (ECG).

Melalui expert lecture ini, peserta memperoleh penguatan materi mengenai prinsip dasar ECG, cara memahami gelombang jantung, interpretasi irama jantung, hingga penerapan elektrokardiografi dalam praktik klinis. Materi tersebut dinilai penting karena kemampuan memahami ECG menjadi salah satu keterampilan pendukung bagi mahasiswa keperawatan dalam menghadapi situasi klinis, terutama yang berkaitan dengan gangguan kardiovaskular.

Dekan FOK UNG, Dr. Hartono Hadjarati, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan expert lecture ini menjadi langkah penting dalam memperluas wawasan akademik mahasiswa, khususnya melalui pembelajaran langsung bersama pakar yang memiliki pengalaman internasional.

Kehadiran pemateri dari University of Rochester School of Nursing menjadi kesempatan berharga bagi mahasiswa Keperawatan FOK UNG untuk memperoleh wawasan global dalam bidang keperawatan klinis. FOK UNG terus mendorong kegiatan akademik seperti ini agar mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaitkannya dengan praktik klinis dan perkembangan ilmu kesehatan secara internasional,” ujar Dr. Hartono.

Ia menambahkan bahwa penguatan kompetensi mahasiswa melalui kuliah pakar merupakan bagian dari komitmen fakultas dalam menghasilkan lulusan yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi tantangan pelayanan kesehatan.

Ketua Jurusan Ilmu Keperawatan FOK UNG, Nurdiana Djamaluddin, S.Kep., Ns., M.Kep., menyampaikan bahwa tema elektrokardiografi sangat relevan dengan kebutuhan pembelajaran mahasiswa keperawatan. Menurutnya, mahasiswa perlu memiliki kemampuan dasar dalam membaca dan memahami ECG sebagai bekal saat menjalani praktik klinik maupun ketika memasuki dunia kerja.

Pemahaman tentang elektrokardiografi sangat penting bagi mahasiswa keperawatan karena berkaitan langsung dengan kemampuan mengenali kondisi klinis pasien. Melalui kegiatan ini, mahasiswa mendapatkan penguatan ilmu tentang bagaimana membaca hasil ECG, memahami maknanya, serta menghubungkannya dengan kondisi pasien dalam praktik keperawatan,” ungkap Nurdiana.

Sementara itu, pemateri Sukardi Suba, PhD, RN menjelaskan bahwa ECG tidak hanya dipahami sebagai alat pemeriksaan, tetapi juga sebagai bagian penting dalam proses pengambilan keputusan klinis. Perawat, kata dia, perlu memiliki dasar pengetahuan yang kuat agar mampu merespons kondisi pasien secara cepat dan tepat.

Electrocardiography is not only about reading waves, but also understanding the patient’s clinical condition. Nurses need to develop strong basic knowledge and clinical reasoning so they can respond appropriately in patient care,” jelas Sukardi Suba.

Kegiatan expert lecture berlangsung interaktif. Peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga diajak memahami contoh penerapan ECG dalam kasus klinis. Diskusi tersebut memberikan pengalaman akademik yang lebih aplikatif, terutama dalam menghubungkan teori elektrokardiografi dengan kebutuhan pelayanan kesehatan.

Melalui kegiatan ini, Jurusan Ilmu Keperawatan FOK UNG menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran berkualitas, relevan, dan berorientasi pada peningkatan kompetensi mahasiswa. Expert lecture ini diharapkan mampu memperluas wawasan mahasiswa serta memperkuat kesiapan mereka menjadi perawat profesional yang kompeten di bidang klinis.

Agenda

29 Februari 2024

Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia Tingkat FOK 2024

Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia Tingkat FOK 2024

27 - 28 Februari 2024

Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa)

Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) adalah program penguatan kapasitas ormawa melalui serangkaian proses pembinaan ormawa oleh PT yang diimplementasikan dalam program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.