
Gorontalo — Dekan Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) memberikan support, bimbingan, dan arahan kepada tiga mahasiswa UNG yang akan mengikuti Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Asian Games 2026, bersama para alumni FOK UNG, pada 9 April 2026. Kegiatan ini menjadi momen penting dalam memperkuat semangat, kesiapan, dan motivasi atlet muda Gorontalo yang akan berjuang di level nasional menuju ajang olahraga bergengsi Asia.
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana penuh semangat dan kekeluargaan. Kehadiran Dekan FOK UNG menjadi bentuk perhatian dan dukungan nyata fakultas terhadap mahasiswa serta alumni yang terus menunjukkan dedikasi dan prestasi di bidang olahraga, khususnya cabang sepak takraw. Momentum ini juga menegaskan komitmen FOK UNG dalam mendorong lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah dan perguruan tinggi.
Dalam kesempatan itu, Dekan FOK UNG tidak hanya memberikan motivasi, tetapi juga arahan agar para mahasiswa dan alumni yang terlibat tetap menjaga disiplin, semangat juang, sportivitas, dan tanggung jawab selama menjalani proses pembinaan menuju Pelatnas. Menurutnya, kesempatan untuk mengikuti Pelatnas Asian Games merupakan capaian yang patut disyukuri sekaligus amanah besar yang harus dijalani dengan kerja keras dan kesungguhan.
Selain menjadi ajang silaturahmi dan penguatan mental atlet, pertemuan ini juga menandai pentingnya sinergitas antara PSTI Gorontalo dan FOK UNG dalam membangun masa depan olahraga sepak takraw di daerah. Kolaborasi tersebut diyakini akan melahirkan program yang lebih terarah dalam pemassalan, pembinaan, dan peningkatan prestasi olahraga sepak takraw di Gorontalo pada masa mendatang.
Dekan FOK UNG menyampaikan bahwa potensi sepak takraw Gorontalo harus terus dikembangkan melalui kerja sama yang kuat antara lembaga pendidikan dan organisasi olahraga. Menurutnya, pembinaan tidak boleh berhenti pada pencapaian individu, tetapi harus diarahkan menjadi sistem berkelanjutan yang mampu melahirkan regenerasi atlet secara konsisten.
“Kami sangat bangga atas capaian mahasiswa UNG yang mendapat kesempatan mengikuti Pelatnas Asian Games 2026, serta para alumni FOK UNG yang terus berkontribusi dalam pengembangan olahraga. Harapan kami, sinergi antara PSTI Gorontalo dan FOK UNG dapat semakin diperkuat sehingga melahirkan program pemassalan, pembinaan, dan peningkatan prestasi yang berkelanjutan, khususnya pada cabang sepak takraw. Dengan kolaborasi yang baik, kami optimistis Gorontalo akan terus melahirkan atlet-atlet unggul yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Dekan FOK UNG.
Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan atlet tidak hanya ditentukan oleh bakat, tetapi juga oleh pembinaan yang terstruktur, lingkungan yang suportif, dan dukungan kelembagaan yang berkesinambungan. Karena itu, FOK UNG akan terus membuka ruang kolaborasi untuk mendukung pengembangan olahraga prestasi, termasuk melalui penguatan sumber daya manusia dan pembinaan atlet sejak dini.
Melalui dukungan kepada mahasiswa dan alumni yang akan mengikuti Pelatnas Asian Games 2026, FOK UNG kembali menunjukkan perannya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga aktif mendukung pengembangan prestasi olahraga. Sinergi yang terbangun dengan PSTI Gorontalo diharapkan menjadi fondasi kuat bagi kemajuan sepak takraw Gorontalo, sekaligus memperluas kontribusi FOK UNG dalam mencetak generasi atlet yang tangguh, berkarakter, dan berprestasi.
Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia Tingkat FOK 2024
Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) adalah program penguatan kapasitas ormawa melalui serangkaian proses pembinaan ormawa oleh PT yang diimplementasikan dalam program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.