Keperawatan FOK UNG Perkuat Literasi Penanganan Cedera Olahraga Melalui Edukasi Metode RICE

Oleh: Indeks S. Keku . 8 Mei 2026 . 19:39:52

Foto : Jurusan Keperawatan Fakultas Olahraga dan Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo melaksanakan penyuluhan kesehatan tentang optimalisasi penanganan cedera dengan metode RICE kepada mahasiswa Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga pada Jumat, 8 Mei 2026. Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai penanganan awal cedera olahraga melalui prinsip Rest, Ice, Compression, dan Elevation. Melalui penyuluhan ini, FOK UNG memperkuat kolaborasi keilmuan kesehatan dan olahraga serta menegaskan reputasi positif Universitas Negeri Gorontalo sebagai kampus yang peduli terhadap keselamatan, kompetensi, dan kualitas mahasiswa.

Gorontalo, 8 Mei 2026 — Jurusan Keperawatan Fakultas Olahraga dan Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo melaksanakan kegiatan penyuluhan kesehatan tentang optimalisasi penanganan cedera dengan metode RICE kepada mahasiswa Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga pada Jumat, 8 Mei 2026.

Kegiatan ini menjadi bentuk kontribusi nyata FOK UNG dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap penanganan awal cedera, khususnya cedera yang sering terjadi dalam aktivitas olahraga dan latihan fisik. Metode RICE, yang terdiri dari Rest, Ice, Compression, dan Elevation, merupakan salah satu pendekatan dasar yang penting dipahami untuk membantu mengurangi nyeri, pembengkakan, dan risiko cedera yang lebih berat.

Penyuluhan ini sangat relevan bagi mahasiswa Pendidikan Kepelatihan Olahraga karena mereka akan banyak berinteraksi dengan aktivitas fisik, latihan, pembinaan atlet, serta praktik kepelatihan di lapangan. Dengan pemahaman penanganan cedera yang tepat, mahasiswa diharapkan mampu mengambil langkah awal secara cepat, aman, dan sesuai prinsip kesehatan sebelum mendapatkan penanganan lanjutan dari tenaga medis.

Melalui kegiatan ini, Jurusan Keperawatan FOK UNG memberikan edukasi mengenai jenis-jenis cedera ringan dalam olahraga, tanda-tanda cedera yang perlu diwaspadai, tahapan penerapan metode RICE, serta pentingnya tidak melakukan tindakan yang keliru saat cedera terjadi. Edukasi tersebut diharapkan mampu memperkuat budaya keselamatan dalam aktivitas olahraga di lingkungan kampus.

Dekan Fakultas Olahraga dan Kesehatan UNG, Dr. Hartono Hadjarati, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mengintegrasikan ilmu kesehatan dan olahraga secara aplikatif.

Penyuluhan optimalisasi penanganan cedera dengan metode RICE ini sangat penting, khususnya bagi mahasiswa Pendidikan Kepelatihan Olahraga yang memiliki kedekatan langsung dengan aktivitas fisik dan pembinaan olahraga. Melalui edukasi ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami langkah penanganan awal cedera secara tepat, cepat, dan aman. Ini menjadi bukti bahwa FOK UNG terus menghadirkan pembelajaran yang relevan, aplikatif, dan berdampak langsung bagi penguatan kompetensi mahasiswa,” ujar Dr. Hartono Hadjarati, S.Pd., M.Pd.

Lebih lanjut, Dekan FOK UNG menegaskan bahwa kegiatan lintas jurusan seperti ini menjadi bagian dari kekuatan Fakultas Olahraga dan Kesehatan dalam membangun kolaborasi akademik yang produktif.

FOK UNG memiliki potensi besar dalam menghubungkan keilmuan kesehatan dan olahraga. Kolaborasi antara Jurusan Keperawatan dan Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga ini menunjukkan bahwa kampus hadir untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan praktis yang dibutuhkan di lapangan. Kami berharap kegiatan seperti ini terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya memperkuat reputasi positif Universitas Negeri Gorontalo sebagai kampus yang unggul, peduli, dan berorientasi pada keselamatan serta kualitas sumber daya manusia,” tambahnya.

Kegiatan penyuluhan ini juga menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa Keperawatan untuk menerapkan kemampuan promosi kesehatan, komunikasi edukatif, dan pemberdayaan sivitas akademika. Sementara itu, bagi mahasiswa Pendidikan Kepelatihan Olahraga, kegiatan ini memberikan bekal penting dalam mendukung praktik kepelatihan yang lebih aman dan bertanggung jawab.

Melalui pelaksanaan kegiatan ini, FOK UNG kembali menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem akademik yang sehat, kolaboratif, dan berdampak. Edukasi penanganan cedera dengan metode RICE menjadi salah satu langkah nyata dalam memperkuat kompetensi mahasiswa sekaligus meningkatkan reputasi positif Universitas Negeri Gorontalo di bidang pendidikan kesehatan dan olahraga.

Agenda

29 Februari 2024

Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia Tingkat FOK 2024

Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia Tingkat FOK 2024

27 - 28 Februari 2024

Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa)

Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) adalah program penguatan kapasitas ormawa melalui serangkaian proses pembinaan ormawa oleh PT yang diimplementasikan dalam program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.