Koordinator D3 Farmasi UNG Ikut Merumuskan Arah Baru Pendidikan Vokasi Farmasi Indonesia

Oleh: Indeks S. Keku . 14 November 2025 . 14:50:09

Koordinator Program Studi D3 Farmasi Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK) Universitas Negeri Gorontalo, Mahdalena Sy. Pakaya, S.Farm., M.Si., Apt, menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pendidikan Diploma Farmasi Indonesia (APDFI) yang diselenggarakan di Bandung pada 11–13 November 2025. Kehadiran beliau dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Prodi D3 Farmasi UNG untuk terus meningkatkan mutu pendidikan vokasi kefarmasian, sekaligus memperkuat jaringan kolaborasi dengan institusi pendidikan farmasi lain di Indonesia.

Rakernas APDFI 2025 tidak hanya berfokus pada perumusan program kerja organisasi, tetapi juga dirangkaikan dengan berbagai kegiatan ilmiah dan pengembangan kapasitas, antara lain Seminar Nasional tentang Permendiktisaintek No. 39 Tahun 2025 terkait Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi yang membahas implikasi regulasi tersebut terhadap pengelolaan mutu program studi vokasi, serta Seminar Nasional Kurikulum Vokasi yang menyoroti pentingnya penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan ilmu kefarmasian. Selain itu, diselenggarakan pula Kuliah Pakar Internasional (Expert Lecture) bertajuk “Strategies of Pharmacy Vocational Students in Facing Global Health Challenges” yang memberikan perspektif global mengenai peran mahasiswa vokasi farmasi dalam menghadapi tantangan kesehatan dunia.

Rangkaian kegiatan juga mencakup pengabdian kepada masyarakat bertema “Healthy Community Movement through Traditional Medicine Education and Rational Swamedication” yang menekankan pentingnya edukasi obat tradisional dan swamedikasi rasional kepada masyarakat. Di sisi lain, dosen-dosen dari berbagai institusi berpartisipasi aktif dalam presentasi poster dan lomba poster ilmiah dosen, oral presentation, serta memiliki kesempatan untuk menerbitkan karya ilmiah mereka dalam jurnal nasional melalui skema selected paper yang dipilih dari hasil presentasi terbaik selama kegiatan.

Menanggapi keterlibatannya dalam acara tersebut, Mahdalena Sy. Pakaya, S.Farm., M.Si., Apt menyampaikan bahwa Rakernas APDFI 2025 menjadi ruang strategis bagi penguatan mutu pendidikan vokasi farmasi di Indonesia. “Melalui forum ini, kami tidak hanya berdiskusi tentang standar mutu dan kurikulum, tetapi juga belajar dari praktik baik berbagai institusi lain. Hal ini sangat penting bagi Prodi D3 Farmasi UNG untuk terus berbenah dan memastikan lulusan kami memiliki kompetensi yang relevan dengan tuntutan pelayanan kefarmasian dan dinamika tantangan kesehatan global,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa hasil pembahasan dan wawasan yang diperoleh dari Rakernas, seminar nasional, hingga kuliah pakar internasional akan menjadi bahan penting dalam pengembangan kurikulum, peningkatan penjaminan mutu, serta penguatan budaya akademik di lingkungan Prodi D3 Farmasi FOK UNG.

Informasi

Agenda