
Lupoyo, Kecamatan Telaga Biru, Senin 22 Desember 2025 — Mahasiswa Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) II Kesehatan Masyarakat (Kesmas), Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas Negeri Gorontalo (FOK UNG) melaksanakan kegiatan demonstrasi pengadaan tempat pembakaran sampah minim asap dan biofori di Desa Lupoyo, Kecamatan Telaga Biru, pada Senin, 22 Desember 2025. Kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat memahami cara pengelolaan sampah yang lebih aman, mengurangi polusi asap, serta memperkuat kebersihan lingkungan melalui solusi sederhana yang bisa diterapkan di rumah.
Kegiatan diawali dengan edukasi singkat mengenai dampak pembakaran sampah secara terbuka, mulai dari asap pekat yang mengganggu pernapasan hingga risiko pencemaran lingkungan. Mahasiswa kemudian memperagakan konsep tempat pembakaran sampah minim asap, yaitu sistem pembakaran yang lebih terkontrol agar prosesnya lebih efektif dan asap yang dihasilkan lebih sedikit dibanding pembakaran terbuka biasa.
Selain itu, mahasiswa juga mendemonstrasikan pembuatan biofori sebagai langkah pendukung pengelolaan lingkungan. Biofori diperkenalkan sebagai lubang resapan yang bermanfaat untuk meningkatkan daya serap air, membantu mengurangi genangan, serta dapat dimanfaatkan untuk penguraian sampah organik. Warga diajak melihat langsung proses pembuatan biofori dan memahami cara perawatannya agar dapat berfungsi optimal.
Antusiasme warga terlihat selama demonstrasi berlangsung, terutama saat sesi diskusi dan tanya jawab. Mahasiswa menjelaskan berbagai kemungkinan penerapan di lingkungan rumah tangga, serta mengajak masyarakat membangun kebiasaan pengelolaan sampah yang lebih tertib dan ramah lingkungan demi kesehatan bersama.
Koordinator Desa (Kordes) PBL II Desa Lupoyo menyampaikan bahwa program ini diharapkan menjadi pemantik perubahan kebiasaan masyarakat. “Kami ingin warga punya alternatif yang lebih aman dan lebih sehat. Dengan tempat pembakaran minim asap dan biofori, masyarakat bisa mengelola sampah tanpa menimbulkan polusi yang mengganggu. Harapannya, kebersihan lingkungan meningkat dan kesehatan warga lebih terjaga,” ujar Kordes PBL II Desa Lupoyo.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa PBL II Kesmas FOK UNG berharap masyarakat Desa Lupoyo semakin sadar pentingnya pengelolaan sampah yang benar serta mampu menerapkan solusi sederhana seperti pembakaran minim asap dan biofori secara berkelanjutan. Kegiatan ini menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa dalam promosi kesehatan lingkungan selama pelaksanaan PBL II di Kecamatan Telaga Biru.
Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia Tingkat FOK 2024
Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) adalah program penguatan kapasitas ormawa melalui serangkaian proses pembinaan ormawa oleh PT yang diimplementasikan dalam program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.