
Luwoo, Jumat 19 Desember 2025 — Mahasiswa Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) II Kesehatan Masyarakat (Kesmas), Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas Negeri Gorontalo (FOK UNG) melaksanakan sosialisasi mengenai Infeksi Menular Seksual (IMS) kepada masyarakat Desa Luwoo pada Jumat, 19 Desember 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pencegahan dan penanganan IMS yang masih menjadi masalah kesehatan yang perlu perhatian khusus, terutama dalam menghindari penularan dan menjaga kesehatan reproduksi.
Dalam sosialisasi tersebut, mahasiswa menjelaskan jenis-jenis IMS, cara penularannya, serta dampaknya terhadap kesehatan. Masyarakat diberikan informasi tentang cara pencegahan yang dapat dilakukan, seperti penggunaan alat pelindung diri saat berhubungan seksual, menghindari perilaku berisiko, serta pentingnya pemeriksaan rutin di fasilitas kesehatan. Mahasiswa juga mengedukasi masyarakat untuk tidak memberi stigma kepada penderita IMS, dan mengajak mereka untuk lebih terbuka dan peduli terhadap kesehatan seksual.
Kegiatan ini juga diikuti dengan diskusi interaktif, di mana masyarakat dapat mengajukan pertanyaan dan mengklarifikasi hal-hal yang masih belum dipahami. Mahasiswa berusaha memberikan penjelasan yang sederhana dan aplikatif agar pesan yang disampaikan mudah diterima dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Koordinator Desa (Kordes) PBL II Desa Luwoo menyampaikan bahwa sosialisasi IMS ini penting untuk membangun kesadaran yang lebih luas di masyarakat. “Kami ingin warga Desa Luwoo lebih paham bahwa IMS bisa dicegah dengan kebiasaan yang sehat dan menjaga kesehatan reproduksi. Diharapkan masyarakat tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga mulai mengubah pola pikir dan perilaku mereka untuk lebih peduli terhadap kesehatan seksual,” ujar Kordes PBL II Desa Luwoo.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa PBL II Kesmas FOK UNG berharap masyarakat Desa Luwoo semakin paham mengenai IMS dan memiliki sikap yang lebih positif serta bertanggung jawab dalam menjaga kesehatan seksual dan reproduksi. Sosialisasi ini menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa dalam meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat selama pelaksanaan PBL II di desa.
Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia Tingkat FOK 2024
Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) adalah program penguatan kapasitas ormawa melalui serangkaian proses pembinaan ormawa oleh PT yang diimplementasikan dalam program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.