
Gorontalo — Kegiatan Implementasi UKK dengan Edukasi K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) pada Pengemudi Becak Motor di Desa Tenggela dilaksanakan pada Jum’at, 08 April 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya edukatif untuk meningkatkan pemahaman para pengemudi bentor tentang pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja dalam aktivitas sehari-hari.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan antusias dan mendapat respons positif dari para pengemudi becak motor yang menjadi peserta. Melalui edukasi ini, mahasiswa memberikan pemahaman mengenai pentingnya penggunaan perlengkapan keselamatan, kewaspadaan saat berkendara, menjaga kondisi fisik saat bekerja, serta upaya pencegahan risiko kecelakaan dan gangguan kesehatan akibat aktivitas kerja di jalan.
Sebagai salah satu kelompok pekerja yang aktif beraktivitas di ruang publik, pengemudi becak motor memiliki risiko kerja yang cukup tinggi. Karena itu, edukasi K3 menjadi langkah penting untuk menumbuhkan kesadaran bahwa keselamatan kerja bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi juga bagian dari upaya menjaga keberlangsungan pekerjaan dan kesehatan dalam jangka panjang.
Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga membangun komunikasi langsung dengan para pengemudi bentor agar pesan-pesan keselamatan lebih mudah dipahami dan diterapkan. Dengan pendekatan yang sederhana dan komunikatif, mahasiswa berupaya menghadirkan edukasi yang dekat dengan realitas kerja para peserta di lapangan.
Salah satu mahasiswa pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa edukasi K3 ini penting untuk menanamkan pemahaman dasar tentang keselamatan kerja kepada para pengemudi bentor yang setiap hari menghadapi berbagai risiko di jalan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak para pengemudi becak motor untuk lebih peduli terhadap keselamatan dan kesehatan kerja. Aktivitas mereka sangat dekat dengan risiko kecelakaan, kelelahan, dan gangguan kesehatan, sehingga pengetahuan tentang K3 menjadi hal yang sangat penting agar mereka dapat bekerja dengan lebih aman, sehat, dan nyaman,” ujarnya.
Melalui Implementasi UKK dengan Edukasi K3 ini, diharapkan para pengemudi becak motor di Desa Tenggela semakin memahami pentingnya menjaga keselamatan diri saat bekerja. Kegiatan ini juga menjadi wujud kontribusi mahasiswa dalam menghadirkan edukasi kesehatan kerja yang aplikatif dan bermanfaat langsung bagi masyarakat.
Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia Tingkat FOK 2024
Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) adalah program penguatan kapasitas ormawa melalui serangkaian proses pembinaan ormawa oleh PT yang diimplementasikan dalam program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.