
Gorontalo — Mahasiswa Profesi Ners Angkatan 23 Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melaksanakan kegiatan pendidikan kesehatan bersama ibu dan balita di Desa Tilote pada Jumat, 3 April 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi peran mahasiswa keperawatan dalam memberikan edukasi promotif dan preventif kepada masyarakat, khususnya dalam upaya meningkatkan pemahaman keluarga tentang pentingnya kesehatan ibu dan anak.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan suasana hangat dan penuh antusias. Para ibu yang hadir mengikuti penyuluhan dengan serius, sementara mahasiswa menyampaikan materi kesehatan dengan pendekatan yang komunikatif dan mudah dipahami. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana berbagi pengetahuan, tetapi juga membangun kedekatan antara mahasiswa profesi ners dengan masyarakat sebagai bagian dari praktik pelayanan kesehatan berbasis komunitas.
Pendidikan kesehatan bagi ibu dan balita dinilai penting karena keluarga merupakan lingkungan pertama dalam membentuk perilaku hidup sehat. Melalui kegiatan ini, para peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kesehatan balita, pemenuhan gizi, kebersihan, serta perhatian orang tua terhadap tumbuh kembang anak. Edukasi semacam ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kesadaran ibu dalam menjaga kesehatan keluarga secara lebih optimal.
Kegiatan ini juga menjadi wahana pembelajaran lapangan bagi mahasiswa Profesi Ners Angkatan 23 UNG untuk mengaplikasikan ilmu keperawatan secara langsung. Mahasiswa tidak hanya dituntut menguasai materi, tetapi juga mampu menjadi edukator kesehatan yang membangun komunikasi efektif dengan masyarakat.
Salah satu mahasiswa peserta kegiatan menyampaikan bahwa pendidikan kesehatan bersama ibu dan balita di Desa Tilote menjadi pengalaman yang sangat berharga dalam proses pembelajaran profesi.
“Melalui kegiatan ini, kami belajar bahwa peran perawat tidak hanya memberikan pelayanan ketika masyarakat sakit, tetapi juga hadir untuk memberikan edukasi agar keluarga, khususnya ibu dan balita, dapat menjaga kesehatan sejak dini. Kami berharap materi yang disampaikan bisa bermanfaat dan menjadi bekal bagi para ibu dalam merawat anak-anak mereka dengan lebih baik,” ujarnya.
Antusiasme peserta selama kegiatan menunjukkan bahwa edukasi kesehatan masih menjadi kebutuhan yang sangat penting di tengah masyarakat. Kehadiran mahasiswa Profesi Ners Angkatan 23 UNG di Desa Tilote pun diharapkan dapat memberi dampak positif, tidak hanya dalam menambah pengetahuan, tetapi juga dalam membangun kesadaran bersama tentang pentingnya kesehatan ibu dan anak.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa Profesi Ners Angkatan 23 UNG kembali menunjukkan kontribusinya dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat. Pendidikan kesehatan yang dilakukan bersama ibu dan balita di Desa Tilote menjadi wujud nyata pengabdian mahasiswa sekaligus bagian dari pembentukan calon perawat profesional yang peduli, tanggap, dan dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia Tingkat FOK 2024
Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) adalah program penguatan kapasitas ormawa melalui serangkaian proses pembinaan ormawa oleh PT yang diimplementasikan dalam program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.