Puncak Bimtek, Mahasiswa K3 Prodi Kesmas FOK UNG Gelar Simulasi Pertolongan di Ketinggian di Basarnas Gorontalo

Oleh: Indeks S. Keku . 5 Juni 2026 . 16:24:07

Sumber Foto : Basarnas Provinsi Gorontalo

Foto : Mahasiswa K3 Prodi Kesmas FOK UNG mengikuti simulasi pertolongan di ketinggian di Basarnas Provinsi Gorontalo, Jumat, 5 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi puncak rangkaian Bimtek Pertolongan di Ketinggian yang bekerja sama dengan Basarnas Provinsi Gorontalo.

 

Gorontalo, 5 Juni 2026 — Mahasiswa Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Olahraga dan Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo (FOK UNG) melaksanakan Simulasi Bimbingan Teknis Pertolongan di Ketinggian pada Jumat, 5 Juni 2026, bertempat di Basarnas Provinsi Gorontalo.

Kegiatan ini menjadi puncak dari rangkaian Bimbingan Teknis Pertolongan di Ketinggian yang dilaksanakan oleh mahasiswa K3 Prodi Kesmas FOK UNG bekerja sama dengan Basarnas Provinsi Gorontalo.

Dalam simulasi tersebut, mahasiswa mempraktikkan berbagai teknik pertolongan dan penyelamatan di ketinggian, mulai dari prosedur keselamatan, penggunaan alat pelindung diri, teknik evakuasi korban, hingga pengelolaan situasi darurat secara terstruktur. Kegiatan ini memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam menghadapi skenario kedaruratan yang membutuhkan ketepatan, kedisiplinan, keberanian, dan kerja sama tim.

Ketua Jurusan Kesehatan Masyarakat FOK UNG, Tri Septian Maksum, S.KM., M.Kes., menyampaikan bahwa simulasi ini merupakan bagian penting dalam memperkuat kompetensi praktis mahasiswa, khususnya dalam bidang K3 dan manajemen tanggap darurat.

Simulasi ini menjadi puncak dari rangkaian bimbingan teknis yang telah diikuti mahasiswa K3 Prodi Kesmas FOK UNG. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memahami teori pertolongan di ketinggian, tetapi juga mampu mempraktikkan langsung prosedur keselamatan dan teknik penyelamatan sesuai standar. Ini menjadi bekal penting agar mahasiswa memiliki kesiapan menghadapi kondisi darurat di dunia kerja maupun di lingkungan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi dukungan Basarnas Provinsi Gorontalo yang telah memberikan pendampingan dan pelatihan secara langsung kepada mahasiswa. Menurutnya, keterlibatan Basarnas memberikan nilai tambah karena mahasiswa memperoleh pembelajaran langsung dari instruktur yang berpengalaman dalam penanganan situasi darurat dan penyelamatan.

Kami menyampaikan terima kasih kepada Basarnas Provinsi Gorontalo atas kerja sama dan pendampingan yang diberikan. Harapannya, kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sebagai bentuk penguatan pembelajaran berbasis praktik, sehingga lulusan Kesehatan Masyarakat FOK UNG memiliki kompetensi yang responsif, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan lapangan,” tambahnya.

Pelaksanaan simulasi berlangsung dengan antusias. Para mahasiswa mengikuti setiap tahapan praktik dengan serius di bawah arahan instruktur Basarnas. Selain menguji pemahaman peserta terhadap materi yang telah diberikan, kegiatan ini juga melatih keberanian, komunikasi, koordinasi, dan ketanggapan dalam menghadapi kondisi darurat.

Melalui kegiatan puncak ini, mahasiswa K3 Prodi Kesmas FOK UNG diharapkan semakin siap membangun budaya keselamatan dan kesiapsiagaan tanggap darurat, baik dalam lingkungan kerja maupun masyarakat.

Agenda

29 Februari 2024

Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia Tingkat FOK 2024

Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia Tingkat FOK 2024

27 - 28 Februari 2024

Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa)

Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) adalah program penguatan kapasitas ormawa melalui serangkaian proses pembinaan ormawa oleh PT yang diimplementasikan dalam program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.