Mahasiswa Profesi Ners FOK Resmi Ditarik Usai Stase Keperawatan Jiwa

Oleh: Indeks S. Keku . 29 Januari 2026 . 15:02:07

RSJ Ratumbuysang, 29 Januari 2026 — Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK) secara resmi melaksanakan penarikan mahasiswa Program Profesi Ners yang telah menyelesaikan stase Keperawatan Jiwa di RSJ Ratumbuysang, Kamis (29/1/2026). Kegiatan ini menjadi penanda berakhirnya rangkaian praktik klinik mahasiswa sekaligus momentum evaluasi bersama antara institusi pendidikan dan lahan praktik.

Penarikan dilakukan setelah mahasiswa menjalani proses pembelajaran klinik yang menitikberatkan pada penguatan kompetensi keperawatan jiwa, mulai dari pengkajian status mental, komunikasi terapeutik, penyusunan rencana asuhan keperawatan, hingga implementasi intervensi yang berorientasi pada keselamatan pasien dan pemulihan. Selama stase berlangsung, mahasiswa mendapat pendampingan dari dosen pembimbing serta pembimbing klinik (preseptor) di RSJ Ratumbuysang.

Dalam rangkaian kegiatan, pihak FOK juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran RSJ Ratumbuysang atas dukungan, bimbingan, dan kesempatan belajar yang diberikan kepada mahasiswa. Kolaborasi ini dinilai penting untuk memastikan lulusan Profesi Ners memiliki kesiapan praktik, kepekaan, serta ketangguhan mental dalam menghadapi dinamika pelayanan keperawatan, khususnya di bidang kesehatan jiwa.

Dekan FOK, Dr. Hartono Hadjarati, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa stase keperawatan jiwa tidak hanya membentuk keterampilan klinik, tetapi juga membangun karakter profesional perawat.

“Stase Keperawatan Jiwa adalah ruang belajar yang sangat berharga karena mahasiswa ditempa untuk mengedepankan empati, komunikasi terapeutik, dan ketelitian dalam mengambil keputusan keperawatan. Kami berharap pengalaman di RSJ Ratumbuysang memperkuat kompetensi sekaligus kepekaan sosial mahasiswa sebagai calon perawat profesional,” ujar Dr. Hartono Hadjarati, S.Pd., M.Pd.Ia juga menekankan pentingnya menjunjung tinggi etika dan standar pelayanan saat mahasiswa melanjutkan stase berikutnya maupun ketika memasuki dunia kerja.

“Kami berpesan agar mahasiswa membawa pulang bukan hanya pengetahuan, tetapi juga sikap profesional—menjaga kerahasiaan, menghormati martabat pasien, bekerja berdasarkan standar, dan terus belajar. Penarikan ini bukan akhir, melainkan bagian dari proses menjadi perawat yang humanis dan kompeten,” tambahnya.Melalui kegiatan penarikan ini, FOK berharap hubungan kemitraan dengan RSJ Ratumbuysang semakin kuat dan berkelanjutan, terutama dalam peningkatan mutu pendidikan klinik, pertukaran pengetahuan, serta pengembangan layanan keperawatan jiwa yang semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Di akhir kegiatan, mahasiswa diingatkan untuk menuntaskan kewajiban akademik stase, termasuk penyusunan laporan, refleksi pembelajaran, serta penyampaian umpan balik (feedback) sebagai bahan perbaikan bersama. FOK juga menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pengalaman praktik yang relevan dan bermakna demi menghasilkan lulusan Profesi Ners yang siap kerja, adaptif, dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Agenda

29 Februari 2024

Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia Tingkat FOK 2024

Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia Tingkat FOK 2024

27 - 28 Februari 2024

Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa)

Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) adalah program penguatan kapasitas ormawa melalui serangkaian proses pembinaan ormawa oleh PT yang diimplementasikan dalam program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.