
Gorontalo, 28 September 2026 — Mahasiswa Jurusan Kesehatan Masyarakat Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) resmi diterima untuk melaksanakan kegiatan Magang Praktik Belajar Lapangan (PBL) 3 di Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (TPH) Provinsi Gorontalo, Senin (28/9/2026).
Kegiatan penerimaan mahasiswa magang ini menjadi bagian dari proses pembelajaran berbasis pengalaman yang bertujuan memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu kesehatan masyarakat dalam konteks pembangunan pangan dan kesehatan masyarakat.
Melalui kegiatan PBL 3 ini, mahasiswa akan memperoleh pengalaman langsung mengenai keterkaitan antara ketahanan pangan, keamanan pangan, gizi masyarakat, kesehatan lingkungan, serta upaya promotif dan preventif dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Kegiatan magang di Dinas Ketahanan Pangan, TPH Provinsi Gorontalo memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memahami bahwa faktor pangan memiliki peran penting dalam menentukan status kesehatan masyarakat. Mahasiswa juga diharapkan mampu melihat bagaimana kebijakan dan program ketahanan pangan berkontribusi terhadap pencegahan masalah gizi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dekan Fakultas Olahraga dan Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo, Dr. Hartono Hadjarati, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan PBL 3 menjadi sarana penting untuk memperluas perspektif mahasiswa Kesehatan Masyarakat dalam memahami berbagai faktor yang memengaruhi kesehatan.
“Kesehatan masyarakat tidak hanya berbicara tentang pelayanan kesehatan, tetapi juga berkaitan erat dengan pangan, gizi, lingkungan, dan berbagai faktor sosial lainnya. Melalui magang di Dinas Ketahanan Pangan, TPH Provinsi Gorontalo, mahasiswa dapat memahami bagaimana sektor pangan menjadi bagian penting dalam mendukung kesehatan masyarakat,” ujar Dr. Hartono Hadjarati.
Ia menambahkan bahwa pengalaman lintas sektor akan memperkuat kemampuan mahasiswa dalam menghadapi berbagai tantangan kesehatan di masyarakat.
“Kami berharap mahasiswa mampu memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar secara aktif, mengembangkan kemampuan profesional, serta memberikan kontribusi positif melalui ilmu yang telah diperoleh selama proses pendidikan,” tambahnya.
Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) PBL 3 menyampaikan bahwa kegiatan magang ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menerapkan konsep kesehatan masyarakat dalam lingkungan kerja pemerintahan.
“PBL 3 memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa untuk memahami hubungan antara pangan, gizi, dan kesehatan masyarakat. Mahasiswa diharapkan mampu mengamati, menganalisis, serta memberikan gagasan berdasarkan pendekatan ilmu kesehatan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan,” ungkap DPL.
Pelaksanaan magang PBL 3 di Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Provinsi Gorontalo diharapkan dapat meningkatkan wawasan mahasiswa mengenai pembangunan kesehatan berbasis lintas sektor serta memperkuat kompetensi mereka sebagai calon tenaga kesehatan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, FOK UNG terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran berbasis pengalaman yang menghubungkan ilmu akademik dengan kebutuhan pembangunan masyarakat.
Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia Tingkat FOK 2024
Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) adalah program penguatan kapasitas ormawa melalui serangkaian proses pembinaan ormawa oleh PT yang diimplementasikan dalam program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.