
Bintalahe, 8 Desember 2025 – Peminatan Kesehatan Lingkungan (Kesling) Jurusan Kesehatan Masyarakat Fakultas Olahraga dan Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo (FOK UNG) meluncurkan inovasi tepat guna untuk mendukung ketahanan pangan pesisir di Desa Bintalahe, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango. Kegiatan ini berlangsung pada 8 Desember 2025 dan bertujuan untuk meningkatkan praktik sanitasi dan higiene pangan yang berkelanjutan di kalangan masyarakat pesisir.
Sebagai bagian dari pengabdian masyarakat, tim Peminatan Kesling mengajarkan dan mempraktikkan cara-cara yang efektif untuk menjaga kebersihan dan kualitas pangan, khususnya bagi nelayan dan keluarga yang bergantung pada hasil laut. Melalui kegiatan edukasi dan demonstrasi langsung, masyarakat diberikan pengetahuan tentang pentingnya sanitasi yang baik dalam proses pengolahan dan penyimpanan hasil laut untuk mencegah kontaminasi dan penyakit yang bisa mengancam kesehatan.
Para peserta diberikan pelatihan mengenai teknik penyimpanan ikan yang benar, penggunaan alat yang higienis, serta pentingnya kebersihan lingkungan di sekitar tempat tinggal dan tempat pengolahan pangan. Selain itu, mereka juga diperkenalkan dengan teknologi sederhana yang bisa meningkatkan kualitas hasil olahan pangan tanpa mempengaruhi lingkungan, seperti cara pengolahan makanan dengan pemanasan yang tepat untuk memastikan pangan tetap aman dan bergizi.
Tri Septian Maksum, S.KM., M.Kes, Ketua Jurusan Kesehatan Masyarakat FOK UNG, mengungkapkan, “Kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam mendukung ketahanan pangan pesisir yang tidak hanya mengutamakan produksi pangan, tetapi juga mengedepankan aspek kesehatan dan keberlanjutan lingkungan. Dengan praktik sanitasi yang baik, diharapkan masyarakat dapat memperoleh pangan yang lebih sehat, aman, dan berkualitas.”
Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat Desa Bintalahe. Warga setempat merasa terbantu dengan inovasi yang diberikan, terutama dalam menjaga hasil tangkapan laut yang mereka konsumsi sehari-hari, serta memahami bagaimana cara menjaga kualitas pangan yang mereka produksi agar tetap terjaga dari kontaminasi.
Dengan adanya inovasi ini, diharapkan ketahanan pangan di wilayah pesisir semakin meningkat, serta masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga sanitasi dan higiene pangan dalam jangka panjang.
Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia Tingkat FOK 2024
Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) adalah program penguatan kapasitas ormawa melalui serangkaian proses pembinaan ormawa oleh PT yang diimplementasikan dalam program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.