
Gorontalo — Kegiatan Implementasi UKK dengan Edukasi “Safety First, Bukan Nanti” pada Penjual Makanan di Desa Tilote dilaksanakan pada Sabtu, 11 April 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman para penjual makanan mengenai pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dalam aktivitas usaha sehari-hari.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan baik dan mendapat respons positif dari para penjual makanan yang menjadi peserta. Melalui edukasi ini, mahasiswa memberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga kebersihan diri, keamanan dalam proses pengolahan dan penyajian makanan, penggunaan alat kerja secara aman, serta upaya pencegahan risiko yang dapat mengganggu kesehatan penjual maupun konsumen.
Sebagai pelaku usaha yang berhubungan langsung dengan makanan, penjual makanan memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kebersihan dan keamanan produk yang dijual. Karena itu, edukasi K3 menjadi sangat penting agar para penjual tidak hanya fokus pada aktivitas usaha, tetapi juga memahami bahwa keselamatan kerja dan higienitas makanan merupakan bagian penting dalam memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat.
Kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran lapangan bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan pengetahuan kesehatan kerja secara langsung di tengah masyarakat. Dengan pendekatan yang komunikatif dan sederhana, mahasiswa berupaya menghadirkan edukasi yang mudah dipahami dan dapat diterapkan dalam aktivitas usaha sehari-hari.
Salah satu mahasiswa pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa edukasi ini bertujuan menumbuhkan kesadaran penjual makanan agar lebih peduli terhadap keselamatan diri dan kebersihan dalam bekerja.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak para penjual makanan untuk semakin memahami bahwa keselamatan dan kesehatan kerja tidak boleh ditunda. Hal-hal sederhana seperti menjaga kebersihan, menggunakan peralatan dengan aman, dan memperhatikan higienitas makanan sangat berpengaruh terhadap kesehatan penjual maupun konsumen. Kami berharap edukasi ini dapat bermanfaat dan diterapkan dalam aktivitas usaha sehari-hari,” ujarnya.
Melalui kegiatan Implementasi UKK dengan Edukasi “Safety First, Bukan Nanti”, diharapkan para penjual makanan di Desa Tilote semakin sadar bahwa penerapan prinsip keselamatan dan kesehatan kerja merupakan langkah penting dalam menciptakan usaha yang aman, sehat, dan terpercaya. Kegiatan ini juga menjadi wujud kontribusi mahasiswa dalam menghadirkan edukasi yang aplikatif dan bermanfaat langsung bagi masyarakat.
Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia Tingkat FOK 2024
Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) adalah program penguatan kapasitas ormawa melalui serangkaian proses pembinaan ormawa oleh PT yang diimplementasikan dalam program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.