
BOALEMO — Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali menghadirkan terobosan yang memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Kali ini, mahasiswa dari empat program studi—Kedokteran, Farmasi, Keperawatan, dan Kesehatan Masyarakat—berhasil mengembangkan Teh Koja, minuman herbal berbahan dasar rambut jagung yang memiliki berbagai khasiat kesehatan, di Desa Kotaraja, Kecamatan Dulupi, Kabupaten Boalemo.
Kegiatan ini dibimbing oleh Dr. Mohamad Adam Mustapa, M.Sc, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), yang menekankan pentingnya mengolah potensi lokal menjadi produk yang memiliki nilai tambah.
“Kotaraja adalah wilayah penghasil jagung terbesar di Dulupi, namun rambut jagung selama ini hanya dianggap limbah. Padahal, bagian ini memiliki kandungan bioaktif yang sangat bermanfaat bagi kesehatan jika diolah dengan benar,” ungkap Dr. Mustapa.
Mengubah Limbah Menjadi Herbal Berkhasiat
Rambut jagung adalah serat halus berwarna kuning hingga cokelat yang tumbuh di bagian atas tongkol jagung. Selama ini, bagian ini sering dibuang, padahal mengandung zat-zat aktif seperti kalium, flavonoid, saponin, mucilage, dan vitamin C, yang diketahui dapat membantu menurunkan tekanan darah, kolesterol, gula darah, serta meningkatkan daya tahan tubuh.
“Kami ingin mengedukasi masyarakat bahwa rambut jagung bukanlah limbah, melainkan bahan herbal alami yang mudah diolah, murah, dan sangat bermanfaat bagi kesehatan,” ujar salah satu mahasiswa peserta KKN.
Dengan hadirnya Teh Koja, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan rambut jagung yang melimpah untuk dijadikan produk kesehatan yang bernilai tinggi. Inovasi ini juga memberi solusi untuk pengelolaan limbah yang lebih bermanfaat dan berkelanjutan.
Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia Tingkat FOK 2024
Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) adalah program penguatan kapasitas ormawa melalui serangkaian proses pembinaan ormawa oleh PT yang diimplementasikan dalam program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.