Webinar Nasional Farmasi FOK UNG Kupas Obat dan Racun dalam Perspektif Farmakologi Forensik

Oleh: Indeks S. Keku . 21 Mei 2026 . 13:04:06

Foto : Suasana Webinar Nasional Farmasi FOK UNG bertema “Dose, Effect, and Evidence: Mengungkap Kasus Obat dan Racun dalam Farmakologi Forensik” yang dilaksanakan pada 20 Mei 2026. Kegiatan ini diikuti lebih dari 300 peserta dari kalangan umum dan mahasiswa farmasi dari berbagai daerah sebagai wadah edukasi dan penguatan wawasan di bidang farmakologi forensik.

Gorontalo, 20 Mei 2026 — Program Studi Farmasi Fakultas Olahraga dan Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo melaksanakan Webinar Nasional pada 20 Mei 2026 dengan tema “Dose, Effect, and Evidence: Mengungkap Kasus Obat dan Racun dalam Farmakologi Forensik.” Kegiatan ini menjadi wadah edukatif untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa farmasi maupun masyarakat umum mengenai pentingnya peran farmasi dalam bidang forensik dan penanganan kegawatdaruratan medis.

Webinar nasional ini dirancang untuk memperluas wawasan peserta mengenai hubungan antara dosis obat, efek farmakologis, serta bukti ilmiah yang digunakan dalam pengungkapan kasus obat dan racun. Topik ini dinilai sangat relevan karena farmakologi forensik menjadi salah satu bidang yang membutuhkan pemahaman ilmiah, ketelitian analisis, dan kemampuan profesional dalam mengaitkan zat, efek, serta bukti yang muncul dalam suatu kasus.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran peserta mengenai pentingnya kompetensi tenaga kefarmasian dalam melakukan identifikasi zat berbahaya, analisis toksikologi, serta penanganan kasus toxic emergency secara profesional dan ilmiah. Dengan demikian, webinar ini tidak hanya memperkuat pengetahuan teoretis, tetapi juga memperluas perspektif peserta mengenai kontribusi farmasi dalam dunia kesehatan, keselamatan pasien, dan investigasi medis.

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber yang memiliki kompetensi dan pengalaman di bidangnya, yaitu apt. Kevin Ben Laurence, RPh., Ph., BCMTMS., MPharm., CHerbs., CMT selaku Founder and CEO SingMed Clinic, serta apt. Andi Isna Arifandi, S.Si. selaku Ketua Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Kota Gorontalo. Kehadiran kedua narasumber memberikan nilai tambah yang besar bagi peserta karena materi yang disampaikan tidak hanya berbasis teori, tetapi juga memperkaya pemahaman dengan perspektif praktik dan pengalaman profesional.

Webinar Nasional ini dihadiri oleh lebih dari 300 partisipan yang berasal dari kategori umum maupun mahasiswa farmasi dari berbagai daerah. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya ketertarikan terhadap isu farmakologi forensik, khususnya dalam memahami peran farmasi dalam investigasi obat dan racun serta dalam penanganan kondisi kegawatdaruratan yang berkaitan dengan zat berbahaya.

Dekan Fakultas Olahraga dan Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut dan menegaskan bahwa webinar ini menjadi bagian penting dari penguatan wawasan akademik mahasiswa farmasi.

Webinar Nasional ini merupakan kegiatan yang sangat positif karena mengangkat tema yang relevan, aktual, dan bernilai strategis bagi pengembangan keilmuan farmasi. Melalui tema ‘Dose, Effect, and Evidence’, mahasiswa dan peserta umum diajak untuk memahami bahwa farmasi memiliki peran yang sangat penting tidak hanya dalam pelayanan kesehatan, tetapi juga dalam aspek forensik, analisis toksikologi, dan penanganan kegawatdaruratan medis. Kami berharap kegiatan seperti ini terus mendorong mahasiswa untuk memperluas wawasan, meningkatkan kapasitas ilmiah, dan melihat profesi kefarmasian dalam perspektif yang lebih luas dan aplikatif,” ujar Dekan FOK UNG.

Manfaat dari kegiatan webinar ini dirasakan langsung oleh peserta, terutama dalam memperoleh pengetahuan baru mengenai investigasi obat dan racun, meningkatkan wawasan ilmiah dalam bidang farmakologi forensik, serta memahami pentingnya peran farmasi dalam dunia kesehatan dan investigasi medis. Kegiatan ini juga menjadi sarana berbagi ilmu dan pengalaman yang sangat berharga, baik bagi mahasiswa maupun peserta umum yang ingin memperdalam pemahaman terhadap isu-isu farmasi yang terus berkembang.

Melalui pelaksanaan Webinar Nasional ini, FOK UNG kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan kegiatan akademik yang bermutu, relevan, dan berdampak bagi pengembangan pengetahuan mahasiswa. Tema yang diangkat tidak hanya memperkaya wawasan peserta, tetapi juga mempertegas pentingnya kolaborasi antara keilmuan farmasi, forensik, dan layanan kesehatan dalam menjawab tantangan dunia medis modern.

Agenda

29 Februari 2024

Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia Tingkat FOK 2024

Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia Tingkat FOK 2024

27 - 28 Februari 2024

Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa)

Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) adalah program penguatan kapasitas ormawa melalui serangkaian proses pembinaan ormawa oleh PT yang diimplementasikan dalam program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.