
Gorontalo, 13 April 2026 — Jurusan Pendidikan Jasmani Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK) Universitas Negeri Gorontalo menggelar kegiatan yudisium pada Senin, 13 April 2026, bertempat di Aula Penjas. Kegiatan ini berlangsung khidmat dan penuh suasana haru, dengan dihadiri oleh peserta yudisium, orang tua, dosen, serta tenaga kependidikan di lingkungan Jurusan Pendidikan Jasmani.
Pelaksanaan yudisium ini menjadi momentum penting bagi para mahasiswa yang telah menyelesaikan seluruh proses akademik dan resmi dinyatakan lulus. Tidak hanya menjadi penanda akhir perjalanan studi di bangku kuliah, yudisium juga menjadi gerbang awal bagi lulusan untuk mengabdikan ilmu, keterampilan, dan karakter yang telah dibentuk selama menempuh pendidikan di Jurusan Pendidikan Jasmani.
Sejak awal acara, suasana Aula Penjas dipenuhi rasa bangga dan haru. Para peserta yudisium tampak hadir bersama keluarga yang turut menyaksikan secara langsung momen bersejarah tersebut. Kehadiran orang tua menjadi simbol kuat atas perjuangan panjang, doa, dan dukungan yang selama ini mengiringi langkah para mahasiswa hingga sampai pada titik kelulusan.
Selain dihadiri keluarga mahasiswa, kegiatan ini juga dihadiri oleh para dosen dan tenaga kependidikan yang selama ini menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran dan pembinaan akademik mahasiswa. Kebersamaan seluruh unsur civitas akademika dalam kegiatan ini memperlihatkan bahwa keberhasilan mahasiswa merupakan hasil kerja kolektif yang dibangun melalui sinergi antara mahasiswa, keluarga, dosen, dan tenaga kependidikan.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Olahraga dan Kesehatan UNG menegaskan bahwa yudisium bukan sekadar seremoni akademik, melainkan momentum reflektif untuk mempersiapkan diri menghadapi tanggung jawab yang lebih besar di tengah masyarakat.
“Yudisium ini bukan hanya tentang pengukuhan kelulusan, tetapi juga tentang kesiapan saudara-saudara untuk masuk ke ruang pengabdian yang sesungguhnya. Lulusan Pendidikan Jasmani harus mampu menjadi teladan, agen perubahan, dan penggerak hidup sehat di tengah masyarakat. Kami berharap para lulusan membawa nama baik almamater, menjaga integritas, serta terus berkarya di mana pun berada,” ujar Dekan FOK.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa lulusan Pendidikan Jasmani tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga harus memiliki komitmen moral, semangat profesionalisme, dan kepedulian sosial. Dunia kerja dan masyarakat membutuhkan lulusan yang tidak hanya cakap secara keilmuan, tetapi juga tangguh, adaptif, dan berkarakter.
Kegiatan yudisium ini juga menjadi ruang apresiasi bagi seluruh perjuangan mahasiswa selama menempuh pendidikan, mulai dari perkuliahan, praktik lapangan, penyusunan tugas akhir, hingga berbagai dinamika akademik yang telah dilalui. Karena itu, momen ini disambut dengan penuh rasa syukur oleh seluruh peserta.
Bagi orang tua, yudisium menjadi bukti nyata atas hasil perjuangan dan pengorbanan yang telah diberikan selama ini. Sementara bagi dosen dan tenaga kependidikan, keberhasilan mahasiswa merupakan cerminan dari komitmen institusi dalam menjalankan pendidikan yang bermutu dan berorientasi pada masa depan.
Melalui pelaksanaan yudisium ini, Jurusan Pendidikan Jasmani FOK UNG kembali menegaskan komitmennya untuk melahirkan lulusan yang tidak hanya kompeten dalam bidang pendidikan jasmani, tetapi juga siap berkontribusi dalam pembangunan sumber daya manusia yang sehat, aktif, dan berdaya saing.
Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi foto sebagai bentuk syukur atas pencapaian para peserta yudisium. Momen tersebut menjadi kenangan penting yang akan selalu diingat, baik oleh para lulusan, keluarga, maupun seluruh civitas akademika Jurusan Pendidikan Jasmani FOK UNG.
Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia Tingkat FOK 2024
Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) adalah program penguatan kapasitas ormawa melalui serangkaian proses pembinaan ormawa oleh PT yang diimplementasikan dalam program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.