Bonebolango, 12 Februari 2025 – Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali menghadirkan inovasi luar biasa dalam bidang Farmasi dengan meluncurkan AQOLA BOMB, sebuah larvasida alami berbasis limbah kulit nanas (Ananas comosus) yang dikembangkan untuk membasmi jentik nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD). Inovasi ini merupakan hasil riset Tim Farmasi FOK UNG yang didampingi oleh Apt. Dizky Ramadani Putri Papeo, M.S.Farm., dan resmi diperkenalkan dalam Sosialisasi dan Launching AQOLA BOMB di Desa Langge, Kecamatan Bonebolango, Provinsi Gorontalo. Acara ini dibuka langsung oleh Dekan FOK UNG, Dr. Hartono Hadjarati, S.Pd., M.Pd., dengan partisipasi aktif masyarakat dan pemerintah daerah.
Dalam sambutannya, Dr. Hartono Hadjarati menekankan pentingnya inovasi berbasis bahan alami dalam mengatasi permasalahan kesehatan di masyarakat. “AQOLA BOMB adalah solusi ramah lingkungan dan efektif dalam menekan penyebaran DBD. Dengan memanfaatkan limbah kulit nanas, kita tidak hanya mengurangi sampah organik tetapi juga menciptakan produk yang bermanfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya. Selain itu, ia juga menyampaikan harapan agar produk ini dapat dikembangkan lebih lanjut sehingga bisa digunakan secara luas di berbagai daerah rawan DBD.
AQOLA BOMB hadir sebagai alternatif larvasida alami yang aman bagi lingkungan dan memiliki efektivitas tinggi dalam membunuh jentik nyamuk Aedes aegypti, yang menjadi vektor utama penyebaran DBD. Tim Farmasi FOK UNG menjelaskan bahwa ekstrak kulit nanas mengandung senyawa aktif yang mampu menghambat pertumbuhan jentik nyamuk secara signifikan. Dalam sosialisasi ini, masyarakat diberikan pelatihan langsung mengenai cara penggunaan AQOLA BOMB agar dapat diterapkan secara mandiri di lingkungan rumah mereka.
Peluncuran inovasi ini menjadi tonggak penting bagi FOK UNG dalam mengembangkan solusi berbasis riset untuk permasalahan kesehatan masyarakat. Dengan dukungan dari Innovillage Telkom, tim pengembang berharap AQOLA BOMB dapat segera dikomersialisasikan dan menjangkau lebih banyak daerah yang membutuhkan. Ke depan, kolaborasi dengan pemerintah, institusi kesehatan, serta masyarakat akan terus diperkuat demi menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan bebas dari ancaman DBD.
Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia Tingkat FOK 2024
Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) adalah program penguatan kapasitas ormawa melalui serangkaian proses pembinaan ormawa oleh PT yang diimplementasikan dalam program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.