
GORONTALO, 30 Oktober 2026 — Mahasiswa Jurusan Kesehatan Masyarakat Fakultas Olahraga dan Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo (FOK UNG) melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Pembentukan Kader AKSARA (Aksi Kader Sehat, Aktif, Responsif, dan Adaptif) di MTsN 1 Kota Gorontalo, Jumat (30/10/2026). Kegiatan ini menjadi langkah pemberdayaan remaja melalui pembentukan kader kesehatan sekolah yang diharapkan mampu menjadi pelopor perilaku hidup sehat dan membawa perubahan positif di lingkungan pendidikan.
Program AKSARA dirancang untuk mendorong siswa agar memiliki kesadaran terhadap pentingnya kesehatan, mampu berpartisipasi aktif dalam kegiatan edukasi, serta mengembangkan kepedulian terhadap kondisi kesehatan diri dan lingkungan sekitarnya. Melalui kegiatan sosialisasi, mahasiswa memberikan pengenalan mengenai peran kader kesehatan sebagai penggerak perubahan perilaku sehat di kalangan remaja.
Pembentukan Kader AKSARA juga menjadi wadah pengembangan karakter, kepemimpinan, komunikasi, dan kerja sama siswa. Konsep Sehat, Aktif, Responsif, dan Adaptif diharapkan dapat membangun generasi muda yang tidak hanya memahami pentingnya kesehatan, tetapi juga mampu merespons berbagai persoalan kesehatan secara positif dan bertanggung jawab.
Keterlibatan mahasiswa Kesehatan Masyarakat FOK UNG dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk penerapan ilmu promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Melalui pendekatan edukatif dan partisipatif, mahasiswa berupaya meningkatkan keterlibatan siswa sebagai agen perubahan dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang lebih sehat.
Dekan Fakultas Olahraga dan Kesehatan UNG, Dr. Hartono Hadjarati, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif mahasiswa dalam mengembangkan program pemberdayaan kesehatan remaja melalui pembentukan Kader AKSARA.
“Pembentukan Kader AKSARA merupakan langkah positif dalam menanamkan kesadaran hidup sehat sejak usia remaja. Kami mengapresiasi kreativitas mahasiswa Kesehatan Masyarakat FOK UNG yang mampu menghadirkan program edukasi sekaligus pemberdayaan siswa. Kami berharap kader yang terbentuk dapat menjadi pelopor perilaku hidup sehat, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekolah, serta memberikan pengaruh positif bagi teman sebaya,” ungkap Hartono.
Menurutnya, pendidikan kesehatan sejak usia sekolah memiliki peran penting dalam membentuk kebiasaan dan karakter generasi muda. Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan pemberdayaan tersebut juga memberikan pengalaman langsung dalam merancang dan melaksanakan program promosi kesehatan yang disesuaikan dengan kebutuhan sasaran.
Melalui kegiatan Sosialisasi dan Pembentukan Kader AKSARA di MTsN 1 Kota Gorontalo, FOK UNG kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan literasi kesehatan, pemberdayaan remaja, serta pengembangan program pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada perubahan perilaku dan peningkatan kualitas kesehatan generasi muda.
Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia Tingkat FOK 2024
Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) adalah program penguatan kapasitas ormawa melalui serangkaian proses pembinaan ormawa oleh PT yang diimplementasikan dalam program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.