
GORONTALO, 30 Oktober 2026 — Enam mahasiswa Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Fakultas Olahraga dan Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo (FOK UNG) melaksanakan Seminar Akhir Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) III di Rumah Sakit Aisyiyah Siti Khadijah, Jumat (30/10/2026). Kegiatan ini menjadi penutup rangkaian magang yang berlangsung sejak 28 September hingga 30 Oktober 2026, sekaligus momentum evaluasi hasil pembelajaran dan pengalaman mahasiswa selama menjalani praktik di lingkungan pelayanan kesehatan.
Seminar akhir tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memaparkan hasil kegiatan, pengalaman pembelajaran, serta capaian selama melaksanakan magang. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk merefleksikan penerapan ilmu kesehatan masyarakat dalam lingkungan rumah sakit, termasuk pemahaman mengenai manajemen pelayanan kesehatan, keselamatan pasien, promosi kesehatan, serta pentingnya koordinasi antarunit dalam mendukung mutu pelayanan.
Pelaksanaan PBL III di Rumah Sakit Aisyiyah Siti Khadijah memberikan pengalaman bagi mahasiswa dalam memahami proses pelayanan kesehatan secara langsung. Pengalaman tersebut diharapkan mampu meningkatkan kemampuan analisis, komunikasi profesional, kerja sama, serta pemahaman terhadap berbagai aspek pengelolaan pelayanan kesehatan yang berkaitan dengan kompetensi lulusan Kesehatan Masyarakat.
Dekan Fakultas Olahraga dan Kesehatan UNG, Dr. Hartono Hadjarati, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan magang PBL III sebagai bagian dari penguatan pendidikan berbasis pengalaman lapangan.
“Seminar akhir PBL III merupakan momentum penting bagi mahasiswa untuk mengevaluasi hasil pembelajaran selama melaksanakan magang. Kami berharap pengalaman di Rumah Sakit Aisyiyah Siti Khadijah mampu meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam memahami sistem pelayanan kesehatan, mengembangkan keterampilan profesional, serta mengintegrasikan teori akademik dengan praktik di lapangan. Pengalaman ini menjadi bekal penting dalam mempersiapkan lulusan Kesehatan Masyarakat yang kompeten, adaptif, dan mampu berkontribusi terhadap peningkatan mutu pelayanan kesehatan,” ungkap Hartono.
Menurutnya, kolaborasi antara FOK UNG dan rumah sakit sebagai institusi pelayanan kesehatan memiliki peran strategis dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran. Melalui kegiatan magang, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai lingkungan kerja, tetapi juga belajar memahami pentingnya etika, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kerja sama dalam pelayanan kesehatan.
Seminar akhir tersebut sekaligus menjadi bagian dari evaluasi pelaksanaan PBL III untuk mengidentifikasi capaian pembelajaran dan aspek yang perlu ditingkatkan pada program magang berikutnya. Hasil kegiatan diharapkan dapat menjadi bahan penguatan kerja sama antara perguruan tinggi dan rumah sakit dalam mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa.
Melalui Seminar Akhir Magang PBL III di Rumah Sakit Aisyiyah Siti Khadijah, FOK UNG kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran berbasis pengalaman lapangan, memperkuat kemitraan dengan institusi pelayanan kesehatan, serta menghasilkan lulusan Kesehatan Masyarakat yang profesional dan siap berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.
Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia Tingkat FOK 2024
Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) adalah program penguatan kapasitas ormawa melalui serangkaian proses pembinaan ormawa oleh PT yang diimplementasikan dalam program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.