Perkuat Mutu Pendidikan Kesehatan Masyarakat, Ketua Jurusan Kesmas FOK UNG Hadiri Munas IX AIPTKMI di Jakarta

Oleh: Indeks S. Keku . 1 November 2026 . 16:33:12

Jakarta, 1 November 2026 — Fakultas Olahraga dan Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo (FOK UNG) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kualitas pendidikan tinggi kesehatan masyarakat melalui partisipasi dalam Musyawarah Nasional (Munas) ke-IX Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Kesehatan Masyarakat Indonesia (AIPTKMI) yang diselenggarakan di Jakarta. Kegiatan tersebut diikuti langsung oleh Ketua Jurusan Kesehatan Masyarakat FOK UNG, Tri Septian Maksum, S.KM., M.Kes., sebagai bagian dari upaya memperluas jejaring akademik dan memperkuat sinergi kelembagaan di tingkat nasional.

Munas IX AIPTKMI menjadi forum strategis yang mempertemukan perwakilan institusi pendidikan tinggi kesehatan masyarakat dari berbagai wilayah Indonesia untuk membahas arah pengembangan organisasi, peningkatan mutu pendidikan, penguatan kurikulum, serta tantangan dalam menghasilkan lulusan kesehatan masyarakat yang kompeten dan berdaya saing. Forum ini juga menjadi ruang konsolidasi dalam mendorong transformasi pendidikan kesehatan masyarakat agar semakin adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan pembangunan kesehatan nasional.

Salah satu agenda penting dalam Munas IX AIPTKMI adalah pemilihan kepemimpinan organisasi. Dalam forum tersebut, Prof. Asnawi Abdullah, BSc.PH., MHSM., MSc.HPPF., DLSHTM., Ph.D., kembali memperoleh kepercayaan untuk memimpin AIPTKMI sebagai Ketua Umum. Terpilihnya kembali Prof. Asnawi diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kesinambungan program organisasi, meningkatkan kolaborasi antarperguruan tinggi, serta mendorong pengembangan pendidikan kesehatan masyarakat yang berkualitas dan memiliki daya saing global.

Ketua Jurusan Kesehatan Masyarakat FOK UNG, Tri Septian Maksum, S.KM., M.Kes., menyampaikan bahwa keikutsertaannya dalam Munas IX AIPTKMI merupakan langkah penting untuk memperkuat pengembangan akademik dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan kesehatan masyarakat di Universitas Negeri Gorontalo.

“Musyawarah Nasional AIPTKMI menjadi momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi antarinstitusi pendidikan tinggi kesehatan masyarakat di Indonesia. Kami berharap berbagai keputusan dan rekomendasi yang dihasilkan dapat menjadi acuan dalam pengembangan kurikulum, peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan penelitian, serta pengembangan kompetensi lulusan yang mampu menjawab tantangan kesehatan masyarakat secara nasional maupun global,” ungkap Tri Septian Maksum.

Ia juga menyampaikan harapan agar kepemimpinan AIPTKMI dapat terus mendorong kolaborasi dalam pengembangan pendidikan berbasis capaian pembelajaran, peningkatan kualitas akreditasi, serta penguatan kontribusi perguruan tinggi dalam menjawab berbagai persoalan kesehatan masyarakat.

Sementara itu, Dekan Fakultas Olahraga dan Kesehatan UNG, Dr. Hartono Hadjarati, S.Pd., M.Pd., memberikan apresiasi atas partisipasi Ketua Jurusan Kesehatan Masyarakat dalam forum nasional tersebut. Menurutnya, keterlibatan aktif dalam organisasi profesi dan asosiasi pendidikan tinggi memiliki peran penting dalam memperkuat kualitas akademik serta memperluas peluang kerja sama kelembagaan.

“Keikutsertaan Ketua Jurusan Kesehatan Masyarakat FOK UNG dalam Munas IX AIPTKMI menunjukkan komitmen fakultas untuk terus berkontribusi dalam pengembangan pendidikan tinggi kesehatan masyarakat di Indonesia. Kami berharap hasil forum ini dapat ditindaklanjuti melalui peningkatan mutu pembelajaran, penguatan kerja sama akademik, serta pengembangan inovasi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang memberikan dampak nyata,” ungkap Hartono.

Lebih lanjut, Hartono menegaskan bahwa penguatan jejaring akademik nasional merupakan bagian penting dalam mendukung kesiapan program studi menghadapi perkembangan standar pendidikan tinggi, termasuk peningkatan kualitas akreditasi dan pengembangan kompetensi lulusan.

Partisipasi Jurusan Kesehatan Masyarakat FOK UNG dalam Munas IX AIPTKMI diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pengembangan tata kelola akademik, peningkatan kapasitas dosen, serta perluasan kolaborasi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui keikutsertaan dalam Munas IX AIPTKMI, FOK UNG kembali menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat mutu pendidikan, mengembangkan jejaring kelembagaan, serta menghasilkan lulusan Kesehatan Masyarakat yang profesional, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan kesehatan Indonesia.

Agenda

29 Februari 2024

Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia Tingkat FOK 2024

Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia Tingkat FOK 2024

27 - 28 Februari 2024

Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa)

Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) adalah program penguatan kapasitas ormawa melalui serangkaian proses pembinaan ormawa oleh PT yang diimplementasikan dalam program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.