
| Foto : Dosen FOK UNG, Rifka Anggraini Anggai, M.Farm., mengikuti Pelatihan Moulage dan Pelatih Pemeran Standar OSCE di Hotel Grand Rohan Yogyakarta pada 20–21 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi upaya penguatan kualitas simulasi dan evaluasi kompetensi melalui metode OSCE. |
Yogyakarta, 20 Juni 2026 — Dosen Fakultas Olahraga dan Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo (FOK UNG), Rifka Anggraini Anggai, M.Farm., mengikuti Pelatihan Moulage dan Pelatih Pemeran Standar OSCE yang dilaksanakan pada 20–21 Juni 2026 di Hotel Grand Rohan Yogyakarta.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam penguatan kapasitas dosen dan tenaga pendidik dalam mendukung pelaksanaan Objective Structured Clinical Examination atau OSCE. Pelatihan tersebut berfokus pada peningkatan keterampilan dalam penggunaan moulage, yaitu teknik pembuatan simulasi kondisi klinis secara realistis, serta pelatihan pemeran standar yang berperan dalam mendukung pelaksanaan ujian berbasis kompetensi.
Melalui pelatihan ini, peserta mendapatkan pemahaman mengenai teknik menyiapkan skenario klinis, penggunaan moulage untuk menggambarkan kondisi pasien secara lebih nyata, serta strategi melatih pemeran standar agar mampu menjalankan peran sesuai kebutuhan asesmen. Kegiatan ini sangat relevan dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan OSCE, khususnya dalam menilai kemampuan klinis, komunikasi, ketepatan tindakan, dan profesionalisme peserta ujian.
Dosen FOK UNG, Rifka Anggraini Anggai, M.Farm., menyampaikan bahwa pelatihan ini memberikan pengalaman dan pengetahuan baru yang sangat bermanfaat dalam mendukung penyelenggaraan OSCE di lingkungan fakultas.
“Pelatihan Moulage dan Pelatih Pemeran Standar OSCE ini sangat penting karena memberikan penguatan keterampilan dalam menghadirkan simulasi klinis yang lebih realistis dan terstandar. Melalui kegiatan ini, kami memperoleh pemahaman tentang bagaimana menyiapkan pemeran standar, membangun skenario yang sesuai, serta menggunakan moulage untuk mendukung proses evaluasi kompetensi secara objektif,” ujar Rifka.
Ia menambahkan bahwa hasil dari pelatihan ini diharapkan dapat diterapkan dalam penguatan pelaksanaan OSCE di FOK UNG, terutama dalam mendukung proses pembelajaran dan penilaian kompetensi mahasiswa di bidang kesehatan.
“Harapannya, ilmu dan pengalaman yang diperoleh dari pelatihan ini dapat kami implementasikan di FOK UNG, sehingga pelaksanaan OSCE semakin berkualitas, profesional, dan mampu memberikan pengalaman asesmen yang mendekati kondisi nyata di lapangan,” tambahnya.
Keikutsertaan dosen FOK UNG dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen fakultas dalam meningkatkan mutu pembelajaran, penguatan evaluasi kompetensi, serta kesiapan sumber daya manusia dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan kesehatan yang berkualitas.
Melalui pelatihan ini, FOK UNG diharapkan semakin siap mengembangkan sistem OSCE yang lebih terstruktur, realistis, dan berstandar, sehingga mampu menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, dan siap menghadapi kebutuhan dunia kerja di bidang kesehatan.
Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia Tingkat FOK 2024
Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) adalah program penguatan kapasitas ormawa melalui serangkaian proses pembinaan ormawa oleh PT yang diimplementasikan dalam program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.