
GORONTALO, 28 Oktober 2026 — Mahasiswa Peminatan Gizi Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Fakultas Olahraga dan Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo (FOK UNG) melaksanakan Seminar Akhir Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) III di Puskesmas Dumbo Raya, Kota Gorontalo, Rabu (28/10/2026), pukul 13.00 WITA. Kegiatan ini menjadi momentum evaluasi hasil pembelajaran lapangan sekaligus penguatan pemahaman mahasiswa mengenai pelaksanaan program gizi masyarakat di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama.
Seminar akhir tersebut diikuti oleh 11 peserta yang terdiri atas mahasiswa, dosen pembimbing lapangan, kepala puskesmas, pembimbing instansi, serta staf gizi. Kegiatan ini menjadi forum untuk membahas pengalaman pembelajaran mahasiswa selama melaksanakan magang sekaligus mengevaluasi keterkaitan antara pengetahuan akademik dan praktik pelayanan gizi di lingkungan puskesmas.
Melalui kegiatan PBL III, mahasiswa Peminatan Gizi memperoleh kesempatan untuk memahami pelaksanaan program gizi masyarakat, pemantauan status gizi, edukasi kesehatan, serta pentingnya upaya pencegahan permasalahan gizi melalui pendekatan promotif dan preventif. Pengalaman tersebut menjadi bekal dalam mengembangkan kemampuan analisis, komunikasi, dan pemecahan masalah yang berkaitan dengan kesehatan serta status gizi masyarakat.
Dekan Fakultas Olahraga dan Kesehatan UNG, Dr. Hartono Hadjarati, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan seminar akhir sebagai bagian dari penguatan kualitas pendidikan berbasis pengalaman lapangan.
“Seminar akhir PBL III merupakan momentum penting untuk mengevaluasi hasil pembelajaran mahasiswa selama menjalani magang. Kami berharap mahasiswa Peminatan Gizi mampu memahami secara langsung berbagai tantangan dalam pelaksanaan program gizi masyarakat, meningkatkan kemampuan analisis, serta mengembangkan pendekatan yang relevan dalam mendukung upaya perbaikan status gizi masyarakat. Pengalaman ini menjadi bekal penting dalam mempersiapkan lulusan yang kompeten dan memiliki kepedulian terhadap persoalan kesehatan masyarakat,” ungkap Hartono.
Menurutnya, kolaborasi antara FOK UNG dan puskesmas memiliki peran strategis dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran sekaligus memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap kebutuhan pelayanan kesehatan. Keterlibatan pembimbing instansi dan staf gizi diharapkan memberikan masukan yang bermanfaat bagi pengembangan kompetensi mahasiswa serta evaluasi pelaksanaan program magang.
Melalui Seminar Akhir Magang PBL III di Puskesmas Dumbo Raya, FOK UNG kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat pembelajaran berbasis pengalaman lapangan, meningkatkan kompetensi mahasiswa di bidang gizi masyarakat, serta mempersiapkan lulusan yang mampu berkontribusi dalam peningkatan kualitas kesehatan dan gizi masyarakat.
Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia Tingkat FOK 2024
Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) adalah program penguatan kapasitas ormawa melalui serangkaian proses pembinaan ormawa oleh PT yang diimplementasikan dalam program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.