Belajar di Tengah Tantangan Lingkungan, Mahasiswa Kesmas FOK UNG Perkuat Kompetensi Kesehatan Masyarakat di Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Gorontalo

Oleh: Indeks S. Keku . 28 September 2026 . 22:37:54

Gorontalo, 28 September 2026 — Mahasiswa Jurusan Kesehatan Masyarakat Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) resmi diterima untuk melaksanakan kegiatan Magang Praktik Belajar Lapangan (PBL) 3 di Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Gorontalo, Senin (28/9/2026).

Kegiatan penerimaan mahasiswa magang ini menjadi bagian dari proses pembelajaran berbasis pengalaman yang bertujuan memperluas wawasan mahasiswa dalam memahami keterkaitan antara kesehatan masyarakat, lingkungan, dan kebijakan pembangunan daerah.

Melalui kegiatan PBL 3 ini, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk mengimplementasikan ilmu kesehatan masyarakat dalam konteks nyata, khususnya pada aspek kesehatan lingkungan, pengelolaan risiko kesehatan akibat faktor lingkungan, keselamatan kerja, serta upaya promotif dan preventif dalam mendukung kualitas hidup masyarakat.

Lingkungan menjadi salah satu faktor penting yang memengaruhi derajat kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, keterlibatan mahasiswa Kesmas di Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Gorontalo diharapkan dapat memberikan pengalaman mengenai bagaimana pengelolaan sektor lingkungan dan transportasi memiliki keterkaitan dengan kesehatan masyarakat.

Dekan Fakultas Olahraga dan Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo, Dr. Hartono Hadjarati, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan magang PBL 3 merupakan upaya strategis dalam membangun kompetensi mahasiswa agar mampu melihat permasalahan kesehatan secara lebih luas dan multidisiplin.

“Kesehatan masyarakat memiliki cakupan yang sangat luas dan tidak hanya berkaitan dengan pelayanan kesehatan, tetapi juga dipengaruhi oleh kondisi lingkungan, perilaku masyarakat, serta kebijakan pembangunan. Melalui PBL 3 di Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Gorontalo, mahasiswa dapat memahami bagaimana aspek lingkungan berperan dalam mendukung terciptanya masyarakat yang sehat,” ujar Dr. Hartono Hadjarati.

Ia menambahkan bahwa pengalaman lapangan menjadi bagian penting dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia profesional.

“Kami berharap mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar secara aktif, membangun komunikasi profesional, serta memberikan kontribusi positif selama mengikuti kegiatan magang,” tambahnya.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) PBL 3 menyampaikan bahwa kegiatan magang ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan analisis dan penerapan ilmu kesehatan masyarakat.

“PBL 3 memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa untuk memahami permasalahan kesehatan di lingkungan kerja pemerintahan. Mahasiswa diharapkan mampu menghubungkan teori yang diperoleh selama perkuliahan dengan kondisi nyata di lapangan, serta menghasilkan pembelajaran yang bermanfaat bagi pengembangan kompetensi mereka,” ungkap DPL.

Pelaksanaan magang di Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Gorontalo diharapkan mampu memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pembangunan kesehatan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, FOK UNG terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang inovatif dan kontekstual untuk menghasilkan lulusan Kesehatan Masyarakat yang profesional, adaptif, serta mampu memberikan solusi terhadap berbagai tantangan kesehatan di masyarakat.

Dari ruang kuliah menuju dunia nyata, mahasiswa Kesmas FOK UNG terus bergerak menghadirkan kontribusi bagi kesehatan dan lingkungan yang lebih baik.

Agenda

29 Februari 2024

Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia Tingkat FOK 2024

Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia Tingkat FOK 2024

27 - 28 Februari 2024

Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa)

Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) adalah program penguatan kapasitas ormawa melalui serangkaian proses pembinaan ormawa oleh PT yang diimplementasikan dalam program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.