
Gorontalo, 28 September 2026 — Mahasiswa Jurusan Kesehatan Masyarakat Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) resmi diterima untuk melaksanakan kegiatan Magang Praktik Belajar Lapangan (PBL) 3 di Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas I Gorontalo, Senin (28/9/2026).
Kegiatan penerimaan mahasiswa magang ini menjadi bagian dari proses pembelajaran berbasis pengalaman yang bertujuan memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu kesehatan masyarakat dalam lingkungan kerja pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya pada bidang kekarantinaan kesehatan, pencegahan penyakit, pengawasan faktor risiko kesehatan, serta kesiapsiagaan menghadapi ancaman kesehatan masyarakat.
Melalui pelaksanaan PBL 3 ini, mahasiswa akan memperoleh pengalaman langsung mengenai peran dan fungsi BKK dalam menjaga kesehatan masyarakat, terutama melalui kegiatan pengawasan kesehatan, pencegahan penyebaran penyakit, pemeriksaan faktor risiko kesehatan, serta pelaksanaan program promotif dan preventif.
Kegiatan magang di BKK Kelas I Gorontalo menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami bahwa kesehatan masyarakat memiliki cakupan luas yang melibatkan berbagai sektor, termasuk pengendalian risiko kesehatan pada pintu masuk wilayah, perlindungan masyarakat, dan penguatan sistem kewaspadaan kesehatan.
Dekan Fakultas Olahraga dan Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo, Dr. Hartono Hadjarati, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan PBL 3 merupakan bagian penting dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa melalui pengalaman langsung di lapangan.
“Mahasiswa Kesehatan Masyarakat perlu memahami berbagai aspek perlindungan kesehatan masyarakat, termasuk upaya pencegahan penyakit dan pengendalian faktor risiko kesehatan. Melalui magang di BKK Kelas I Gorontalo, mahasiswa dapat melihat secara langsung bagaimana ilmu kesehatan masyarakat diterapkan dalam sistem pelayanan dan pengawasan kesehatan,” ujar Dr. Hartono Hadjarati.
Ia menambahkan bahwa keterlibatan mahasiswa di berbagai instansi menjadi bentuk penguatan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
“Kami berharap mahasiswa dapat memanfaatkan kegiatan ini dengan baik, meningkatkan kemampuan profesional, membangun komunikasi yang efektif, serta menunjukkan sikap disiplin dan tanggung jawab sebagai bagian dari keluarga besar UNG,” tambahnya.
Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) PBL 3 menyampaikan bahwa kegiatan magang ini memberikan pengalaman penting bagi mahasiswa dalam memahami penerapan kesehatan masyarakat pada sektor pemerintahan.
“PBL 3 menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengintegrasikan teori dengan praktik. Di BKK Kelas I Gorontalo, mahasiswa dapat mempelajari bagaimana program kesehatan masyarakat dijalankan melalui pendekatan pencegahan, pengawasan, dan pengendalian risiko kesehatan,” ungkap DPL.
Pelaksanaan magang PBL 3 di BKK Kelas I Gorontalo diharapkan dapat memperluas wawasan mahasiswa mengenai sistem kesehatan masyarakat, meningkatkan keterampilan lapangan, serta mempersiapkan mereka menjadi tenaga kesehatan masyarakat yang profesional dan adaptif.
Melalui pembelajaran berbasis pengalaman, FOK UNG terus memperkuat komitmennya dalam mencetak lulusan Kesehatan Masyarakat yang mampu berkontribusi dalam berbagai bidang pembangunan kesehatan.
Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia Tingkat FOK 2024
Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) adalah program penguatan kapasitas ormawa melalui serangkaian proses pembinaan ormawa oleh PT yang diimplementasikan dalam program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.