
GORONTALO, 18 Oktober 2026 — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Fakultas Olahraga dan Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo (FOK UNG) dalam kompetisi olahraga tingkat nasional. Empat mahasiswa Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO) berhasil mempersembahkan medali emas dan perunggu pada ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Petanque 2026 yang berlangsung pada 12–18 Oktober 2026 di Lapangan Petanque GOR Cendrawasih, Cengkareng, Jakarta Barat.
Keempat mahasiswa tersebut adalah Sri Wahyuni Umar, Mohammad Hendrik Hadia, Sandrela Dawali, dan Moh. Alwy L. Gaib. Mereka menunjukkan kemampuan terbaik dalam berbagai kategori pertandingan hingga berhasil membawa pulang medali dan mengharumkan nama Gorontalo serta Universitas Negeri Gorontalo di tingkat nasional.
Dalam kejuaraan tersebut, Sri Wahyuni Umar berhasil meraih medali perunggu pada kategori Double Mix. Sementara itu, Mohammad Hendrik Hadia dan Sandrela Dawali turut menyumbangkan medali perunggu melalui kategori Triple Mix.
Prestasi yang menonjol juga ditunjukkan oleh Moh. Alwy L. Gaib yang berhasil meraih dua pencapaian sekaligus, yakni medali perunggu pada kategori Triple Mix dan medali emas pada kategori Triple Men. Keberhasilan meraih podium tertinggi pada nomor triple putra menjadi salah satu capaian penting bagi kontingen Gorontalo dalam kejuaraan tersebut.
Secara keseluruhan, tim Petanque UNG yang mewakili Provinsi Gorontalo berhasil mengoleksi satu medali emas dan dua medali perunggu dari tiga nomor pertandingan. Keberhasilan ini menunjukkan kemampuan atlet Gorontalo dalam menghadapi persaingan antardaerah pada cabang olahraga petanque yang membutuhkan konsentrasi, akurasi lemparan, koordinasi gerak, dan ketepatan pengambilan keputusan.
Petanque merupakan cabang olahraga yang mengutamakan kemampuan melempar bola besi atau boule agar berada sedekat mungkin dengan bola sasaran yang disebut jack. Dalam pertandingan, atlet tidak hanya membutuhkan keterampilan teknik, tetapi juga kemampuan membaca situasi permainan, mengatur strategi, dan menjaga kestabilan mental ketika menghadapi tekanan kompetisi.
Bagi mahasiswa Pendidikan Kepelatihan Olahraga FOK UNG, keberhasilan dalam Kejurnas Petanque 2026 menjadi bukti bahwa pengembangan prestasi olahraga dapat berjalan seiring dengan proses pendidikan akademik. Pengetahuan tentang prinsip latihan, biomekanika gerak, fisiologi olahraga, dan psikologi olahraga memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan kemampuan atlet secara berkelanjutan.
Dekan Fakultas Olahraga dan Kesehatan UNG, Dr. Hartono Hadjarati, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas keberhasilan empat mahasiswa PKO yang mampu mempersembahkan prestasi membanggakan dalam kompetisi olahraga tingkat nasional.
“Prestasi yang diraih mahasiswa PKO FOK UNG dalam Kejuaraan Nasional Petanque 2026 merupakan kebanggaan besar bagi fakultas dan Universitas Negeri Gorontalo. Keberhasilan meraih medali emas dan perunggu menunjukkan bahwa mahasiswa kita memiliki kemampuan teknik, mental bertanding, serta semangat juang yang mampu bersaing pada tingkat nasional. Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet atas kerja keras, kedisiplinan, dan komitmen mereka dalam mengharumkan nama Gorontalo,” ungkap Hartono.
Lebih lanjut, Hartono menegaskan bahwa keberhasilan tersebut harus menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan olahraga prestasi melalui pendekatan yang lebih sistematis dan berbasis ilmu pengetahuan keolahragaan.
“Prestasi olahraga tidak lahir secara instan, tetapi melalui proses latihan yang terencana, evaluasi berkelanjutan, dan pembinaan yang konsisten. FOK UNG terus mendorong pengembangan olahraga prestasi dengan mengintegrasikan ilmu kepelatihan, teknologi olahraga, dan pengalaman kompetisi. Kami berharap pencapaian ini menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi yang lebih tinggi,” tambahnya.
Keberhasilan empat mahasiswa tersebut juga memperlihatkan pentingnya pembinaan atlet berbasis perguruan tinggi dalam mendukung kemajuan olahraga daerah. Melalui pendidikan kepelatihan olahraga, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengembangkan pengetahuan akademik sekaligus menerapkannya dalam kegiatan latihan dan kompetisi.
Keterlibatan mahasiswa dalam kejuaraan nasional memberikan pengalaman berharga untuk meningkatkan keterampilan bertanding, mengembangkan ketahanan mental, serta membangun kemampuan beradaptasi terhadap berbagai karakter lawan dan situasi pertandingan.
Bagi Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga FOK UNG, raihan medali pada Kejurnas Petanque 2026 menjadi dorongan untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran, pembinaan atlet, serta kolaborasi dengan organisasi olahraga. Pengembangan prestasi yang didukung oleh pendekatan ilmiah diharapkan mampu menghasilkan atlet dan calon pelatih yang profesional serta berdaya saing.
Pencapaian ini sekaligus menunjukkan bahwa mahasiswa FOK UNG memiliki potensi besar untuk berkontribusi terhadap peningkatan prestasi olahraga Gorontalo. Melalui latihan yang konsisten dan dukungan lingkungan akademik, mahasiswa dapat terus mengembangkan kemampuan untuk menghadapi kompetisi pada tingkat nasional maupun internasional.
Dengan keberhasilan meraih satu medali emas dan dua medali perunggu pada Kejurnas Petanque 2026, FOK UNG kembali menegaskan komitmennya dalam mengembangkan pendidikan olahraga yang berorientasi pada prestasi, kualitas pembinaan, dan penerapan ilmu pengetahuan.
Prestasi Sri Wahyuni Umar, Mohammad Hendrik Hadia, Sandrela Dawali, dan Moh. Alwy L. Gaib diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa FOK UNG lainnya untuk terus berlatih, berkompetisi, dan mempersembahkan pencapaian terbaik bagi Gorontalo serta Indonesia.
Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia Tingkat FOK 2024
Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) adalah program penguatan kapasitas ormawa melalui serangkaian proses pembinaan ormawa oleh PT yang diimplementasikan dalam program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.