
Gorontalo, 18 September 2026 — Sebagai bentuk penerapan pembelajaran berbasis praktik, mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melaksanakan kegiatan Tes dan Pengukuran Olahraga berupa Pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT) bagi siswa SMA Muhammadiyah Batudaa pada 18 September 2026.
Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan SMA Muhammadiyah Batudaa ini merupakan bagian dari program kerja Jurusan Pendidikan Jasmani melalui mata kuliah Tes dan Pengukuran Olahraga. Kegiatan tersebut bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam melakukan pengukuran kondisi fisik sekaligus memberikan manfaat bagi sekolah dalam memperoleh data kebugaran dan status gizi peserta didik.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa melakukan pengukuran terhadap seluruh siswa SMA Muhammadiyah Batudaa untuk memperoleh data Indeks Massa Tubuh (IMT). Data tersebut kemudian digunakan untuk mengklasifikasikan kondisi tubuh siswa, apakah berada dalam kategori ideal, kekurangan berat badan, maupun kelebihan berat badan atau obesitas.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk implementasi ilmu pengukuran olahraga yang tidak hanya berfokus pada aspek prestasi fisik, tetapi juga mendukung upaya pemantauan kesehatan dan kebugaran remaja.
Dekan Fakultas Olahraga dan Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo, Dr. Hartono Hadjarati, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan praktik lapangan seperti ini menjadi bagian penting dalam membangun kompetensi mahasiswa.
“Pembelajaran di bidang olahraga tidak hanya dilakukan melalui teori di kelas, tetapi juga melalui pengalaman langsung di lapangan. Melalui kegiatan tes dan pengukuran ini, mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmu yang dipelajari sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan dunia pendidikan,” ujar Dr. Hartono Hadjarati.
Ia menambahkan bahwa pengukuran kondisi fisik dan status gizi remaja memiliki peran penting dalam mendukung pola hidup sehat.
“Data hasil pengukuran dapat menjadi informasi awal untuk meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya menjaga kesehatan, aktivitas fisik, dan pola makan yang seimbang,” tambahnya.
Seluruh siswa SMA Muhammadiyah Batudaa terlibat sebagai peserta dalam kegiatan ini. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa Pendidikan Jasmani FOK UNG memperoleh pengalaman dalam pelaksanaan pengukuran olahraga secara sistematis, sementara pihak sekolah mendapatkan informasi mengenai kondisi fisik peserta didiknya.
Kegiatan Tes dan Pengukuran Olahraga ini diharapkan dapat menjadi bentuk kolaborasi positif antara perguruan tinggi dan sekolah dalam mendukung peningkatan kesehatan serta kebugaran generasi muda.
FOK UNG terus mendorong pembelajaran berbasis praktik untuk mencetak lulusan olahraga yang kompeten, profesional, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia Tingkat FOK 2024
Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) adalah program penguatan kapasitas ormawa melalui serangkaian proses pembinaan ormawa oleh PT yang diimplementasikan dalam program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.