
MANADO, 16 Oktober 2026 — Fakultas Olahraga dan Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo (FOK UNG) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan keperawatan melalui keikutsertaan pada Rapat Tahunan Anggota (RTA) ke-24 Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (AIPNI) Tahun 2026 yang berlangsung pada 16–18 Oktober 2026 di Four Points by Sheraton, Manado, Sulawesi Utara.
Kegiatan yang mengusung tema “Penguatan Institusi Pendidikan Tinggi Keperawatan untuk Kampus Berdampak dan Lulusan Berdaya Saing Global” tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan Jurusan Keperawatan FOK UNG, meliputi Ketua Jurusan Dr. Yuniar, Sekretaris Jurusan, Koordinator Program Studi Pendidikan Profesi Ners Ns. Ibrahim, serta Kepala Laboratorium Keperawatan.
Forum nasional ini menjadi wadah strategis bagi institusi pendidikan keperawatan di seluruh Indonesia untuk membahas penguatan tata kelola pendidikan, pengembangan kurikulum berbasis kompetensi, peningkatan mutu pembelajaran, serta kesiapan lulusan menghadapi perkembangan pelayanan kesehatan pada tingkat nasional dan global.
Dekan Fakultas Olahraga dan Kesehatan UNG, Dr. Hartono Hadjarati, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa keikutsertaan pimpinan Jurusan Keperawatan dalam forum AIPNI merupakan bagian dari upaya fakultas untuk memperkuat kualitas penyelenggaraan pendidikan dan pengembangan profesi ners.
“Keikutsertaan pimpinan Jurusan Keperawatan FOK UNG dalam Rapat Tahunan AIPNI merupakan langkah penting untuk memperluas jejaring akademik dan memperkuat mutu pendidikan profesi ners. Kami berharap berbagai hasil pembahasan dan rekomendasi dalam forum ini dapat ditindaklanjuti melalui peningkatan kualitas kurikulum, pembelajaran, serta pengembangan kompetensi lulusan yang mampu bersaing pada tingkat nasional maupun internasional,” ungkap Hartono.
Sementara itu, Ketua Jurusan Keperawatan FOK UNG, Dr. Yuniar, menekankan bahwa forum AIPNI menjadi kesempatan penting bagi institusi pendidikan keperawatan untuk menyelaraskan pengembangan akademik dengan kebutuhan profesi dan perkembangan standar pendidikan kesehatan.
“Melalui kegiatan ini, kami memperoleh kesempatan untuk memperkuat koordinasi dengan berbagai institusi pendidikan keperawatan di Indonesia. Hasil pertemuan ini diharapkan menjadi bahan evaluasi dan pengembangan program akademik, khususnya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, penguatan kompetensi mahasiswa, serta kesiapan Jurusan Keperawatan menghadapi tantangan pendidikan kesehatan yang terus berkembang,” ujar Yuniar.
Senada dengan hal tersebut, Koordinator Program Studi Pendidikan Profesi Ners FOK UNG, Ns. Ibrahim, menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam RTA AIPNI menjadi momentum untuk memperkuat penyelenggaraan pendidikan profesi yang berorientasi pada pencapaian kompetensi dan kesiapan praktik klinik.
“Pendidikan Profesi Ners membutuhkan penguatan pembelajaran klinik, evaluasi kompetensi, dan kolaborasi dengan institusi pelayanan kesehatan. Melalui forum AIPNI, kami berharap dapat memperoleh berbagai masukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan profesi sehingga lulusan tidak hanya siap menghadapi uji kompetensi, tetapi juga mampu memberikan asuhan keperawatan yang profesional, aman, dan berorientasi pada kebutuhan pasien,” jelas Ibrahim.
Keikutsertaan FOK UNG dalam RTA AIPNI 2026 juga menjadi momentum penting seiring keberhasilan Program Studi Pendidikan Profesi Ners meraih penghargaan Platinum dengan persentase kelulusan 100 persen pada Uji Kompetensi Ners Indonesia Periode I Tahun 2026. Capaian tersebut semakin memperkuat komitmen Jurusan Keperawatan untuk mempertahankan mutu pendidikan dan meningkatkan daya saing lulusan.
Melalui partisipasi dalam forum nasional ini, FOK UNG menegaskan komitmennya dalam memperkuat kolaborasi kelembagaan, meningkatkan kualitas pendidikan keperawatan, serta menghasilkan lulusan ners yang kompeten, profesional, dan berdaya saing global.
Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia Tingkat FOK 2024
Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) adalah program penguatan kapasitas ormawa melalui serangkaian proses pembinaan ormawa oleh PT yang diimplementasikan dalam program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.